Categories: GAGASANOPINITERKINI

Kota Polewali dan Jasa Besar Subaer Rukkawali

DI Sulawesi Barat, menjumpai kota-kota di enam Kabupaten : Polewali, Majene, Mamuju, Topoyo, Pasangkayu dan Mamasa, memiliki ciri khas dan keistimewaan tersendiri. Arsitektur dan tata ruang kota yang berbeda antara satu dengan yang lain.

Di Kota Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, terutama di kawasan alun-alun dan sport center, kita akan mendapati arsitektur kota yang apik, rapi, bersih dan desain dua jalur yang memudahkan pengguna jalan untuk berkendara.

Rindang pepohonan di kiri kanan jalan yang tersusun rapi, membuat suasana kota, bak seperti berada di alam pedesaan. Hawanya sejuk dan udara segar di pagi hari.

Saat hari minggu tiba, kawasan sport center dalam kota akan ramai warga yang berolahraga. Senam kebugaran dan joging mengitari jalan kawasan luar Stadion H.S. Mengga. Sembari, lidah akan dimanjakan jajanan kuliner dan “perngopian” di kawasan alun-alun kota.

Bagi kami yang lahir di pertengahan dan penghujung tahun 80-an. Tata ruang kota dengan dua jalur kendaraan, sudah demikian adanya.

Saat almarhum HS. Mengga menjadi Bupati Polewali Mamasa, hingga Andi Kube Dauda, Hasyim Manggabarani, Ali Baal Masdar hingga kepemimpinan Andi Ibrahim Masdar sekarang, yang kini memasuki masa kedua.

Di tahun 2017, seorang kawan pernah bercerita, bahwa ada nama yang tak bisa dilepaskan dari cikal bakal arsitektur kota Polewali seperti yang kita dapati sekarang.

Nama itu adalah almarhum Subaer Rukkawali. Tokoh Mandar asal Campalagian (Tomadio) yang dikenal cerdas dan jejaringnya yang luas hingga ke Istana negara.

Muslim Sunar, mantan sekretaris umum Pengurus Pusat Kesatuan Pelajar Mahasiswa Polewali Mamasa (KPM-PM) dan Ketua umum pengurus cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Metro Makassar, pernah menyampaikan bahwa sebab ketokohan Subaer Rukkawali, yang kemudian nama beliau diabadikan pada bangunan asrama putera mahasiswa Polewali Mandar, di Kelurahan Tello, Kecamatan Tamalanrea Makassar.

“Nama beliau diabadikan jadi nama asrama Putera Kpm pm tello, ” cerita Muslim Sunar yang kini menjadi komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Polewali Mandar.

Asrama tersebut jaraknya hanya sekian meter dari kediaman almarhum Syahrul Saharuddin, tokoh Mandar, birokrat kelahiran Limboro Polewali Mandar, yang pernah menjabat Bupati Takalar Sulawesi Selatan, dan Pelaksana Tugas Bupati Polewali Mamasa di Tahun 2006-2007.

Beliau, Subaer Rukkawali, seorang tokoh di masa kepemimpinan Bupati H.S. Mengga yang mendesain kota Polewali dengan proyeksi jangka panjang dan perhitungan yang sedemikian matang. Kawasan Madatte dan Pekkabata, disulap menjadi kota yang tertata rapi dan indah.

Subaer Rukkawali adalah tokoh muda yang hidup saat Presiden Soekarno berkuasa. Presiden pertama Republik Indonesia ini sangat mengenal sosoknya yang muda, bersahaja dan pergaulannya hingga ke mancanegara.

Tokoh ini memang dikenal sebagai tokoh nasionalis-Marhaenis dilintas jejaring aktifis di Republik kala itu.

Entah benar atau tidak, sepuluh pemuda yang dimaksud oleh Soekarno dalam pidato heroiknya yang berbunyi” berikan aku sepuluh pemuda niscaya akan kuguncang dunia”. salah satunya adalah almarhum Subaer Rukkawali.

Wallahu a’lam bish sawab

Al-Fatihah untuk beliau

MUHAMMAD ARIF

Selain dikenal sebagai aktivis yang produktif menulis, dirinya kini tercatat sebagai pimpinan pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Polewali Mandar

Recent Posts

Spanyol “La Masia”  dan Taman Budaya Mandar dan Museum Sulawesi Barat

ADA satu adegan yang terus terngiang setelah final Piala Dunia 2026 usai kemarin. Bukan gol…

9 jam ago

Perkuat Ekonomi Nelayan dan Perempuan Pesisir Polman, KNTI dan ITBM Gelar FGD Peluang Bisnis Adaptif

POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Polewali Mandar bekerja sama dengan Institut Teknologi…

9 jam ago

Menag Perkuat Sistem Merit, Manajemen Talenta Jadi Kunci Pengembangan SDM Kemenag

Jakarta,Tayang9—Kementerian Agama kembali menggelar rutinitas Breakfast Meeting. Kali ini mengulas tentang Persiapan Implementasi Manajemen Talenta,…

12 jam ago

Usai Tugas di Jakarta, Bupati Arsal Aras Kembali ke Mamuju Tengah dan Nobar Final Piala Dunia Bersama Ribuan Warga

Mateng, Tayang9.com – Usai menuntaskan agenda pemerintahan di Jakarta, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, langsung…

2 hari ago

Pemkab Mamuju Tengah Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Kabubu

Mateng, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran…

2 hari ago

Musik dan Psikologi dalam Pengembangan Kognitif Talenta Muda

MUSIK merupakan salah satu bentuk ekspresi manusia yang tidak hanya menghadirkan pengalaman estetis, tetapi juga…

2 hari ago