Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Karena Komisi Proyek Dua Pria di Mamuju Terlibat Adu Jotos

Mamuju – Tayang9 – Dua warga di Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, terlibat perkelahian diduga karena selisih paham terkait persoalan fee pekerjaan proyek.

Kedua pria yang terlibat perselisihan tersebut masing – masing bernama Bahri warga Linkungan Sese Alla-alla’, Kelurahan Rangas dan Syarif warga linkungan Tambayako Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Rangas Bripka Eman Sulaiman mengatakan, bahwa kejadian itu bermula saat Syarif meminta komisi dari Bahri, karena Syarif adalah fasilitator untuk Bahri men-sub material kayu berupa balok dan papan ke pekerjaan Gedung kantor BPJS Provinsi yang saat ini dalam tahap pembangunan.

“Adapun akar masalah yakni, Syarif meminta komisi dari Bahri, karena Syarif adalah fasilitator untuk Bahri men-sub material kayu berupa balok, dan papan ke pekerjaan gedung atau kantor BPJS Provinsi yang saat ini dalam tahap pembangunan. Menurut Bahri iya telah memberikan komisi kepada Syarif sebesar 2,5 Juta,” ucap Bripka Eman Sulaiman melalui press rilisnya, Senin, 10/06/19.

Selain itu ia juga menambahkan bahwa, karena kejadian tersebut sehingga keduanya terlibat perselisihan, yang berujung pada terjadinya perkelahian.

“Dari kejadian inilah Syarif merasa dicurangi dan keberatan, karena sudah tidak dianggap dan dihargai sebagai fasilitator, sehingga terjadilah perselisihan yang berujung pada perkelahian,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, demi penyelesaian masalah kedua warga tersebut, pihaknya bersama dengan Bhabinkamtibmas Kelurahan Simboro BRIPKA Hasanuddin, melakukan upaya mediasi di Mako Polres “Metro” Mamuju.dan disaksikan langsung oleh Ka.SPK.B Ipda H.Muhtar.

“Dari hasil mediasi tersebut, disepakati yaitu Kesepkatan Bahri memberikan biaya pengobatan dan sudah termasuk seluruh biaya lain-lainnya untuk Syarif sebesar 1,5 Juta Rupiah. Antara Bahri dengan Syarif tidak lagi mem permasalahkan masalah komisi, dan bebas untuk melakukan pekerjaan apapun tanpa adanya ikatan kerja sama lagi. Antara kedua belah pihak dan keluarga kedua belah pihak, sudah tidak mempermasalahkan lagi perselisihan yang terjadi,” tutupnya. (*)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Usai Bedah 5 Rumah Warga, Kodim 1402/Polman Kini Rehab Panti Asuhan

POLMAN, Tayang9 - Kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan jajaran Kodim 1402/Polman. Kali ini, sejumlah personel…

13 jam ago

Kolaborasi IJS Polman dan KSBSI Sulbar Gelar Maulid Nabi, Tekankan Nilai Persatuan dan Kepedulian Sosial

POLMAN, TAYANG9— Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) DPW Kabupaten Polewali Mandar (Polman) bekerja sama dengan…

14 jam ago

Gubernur Sulbar Siapkan 50 Kuota Beasiswa untuk Mahasiswa Unasman

POLMAN, TAYANG9 - Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) menyiapkan 50 kuota beasiswa pendidikan bagi…

1 hari ago

Bupati Polman Puji Kontribusi TNI: Bangun Puluhan Jembatan hingga Rehab Rumah Warga

POLMAN, TAYANG9 - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI, Kodim 1402/Polman menggelar aksi tanam…

2 hari ago

Bedah Buku Api Perjuangan, Menelusuri Sejarah Pembentukan Provinsi Sulawesi Barat

MAMUJU, TAYANG9 — Sejarah pembentukan Provinsi Sulawesi Barat kembali diangkat melalui kegiatan Bedah Buku Api…

3 hari ago

Kemenag Lantik 128 Pejabat Fungsional secara Daring, dari Kepala KUA hingga Dosen PTKN

JAKARTA, Tayang9— Kementerian Agama melantik dan mengambil sumpah jabatan 128 Pegawai Negeri Sipil yang diangkat…

3 hari ago