Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Fadil, Bayi Tanpa Lubang Anus Butuh Uluran Tangan

Polman, Tayang9 – Nasib malang kini tengah menimpa keluarga Saleh dan Ecce. Warga yang tinggal di Kelurahan Darma Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar ini sangat membutuhkan uluran tangan dari para dermawan. Bagaimana tidak, anak kedua yang baru dilahirkan di keluarga kecil ini, harus menerima kenyataan lahir dengan kondisi fisik tidak normal.

Bayi bernama Fadil yang belum genap berumur dua bulan ini lahir tanpa memiliki lubang Anus. Kondisi ini makin di perparah karena ayahnya (Saleh red) hanyalah berprofesi sebagai buruh pengangkut pasir yang pesir di sungai yang diupah tak kurang dari Rp80.000 setiap harinya dan itupun tak menentu. Biaya untuk merawat dan tindakan operasi urung diniatkan, karena keterbatasan biaya.

Saat ditemui dikediamannya, Rabu, (03/04). Keluarga ini menuturkan, bahwa sebelum tinggal di lokasi bantaran sungai dengan kondisi rumah yang tak layak dan berukuran 2×3 meter, keluarga ini sempat berpindah-pindah tempat tinggal dengan menyewa rumah warga dengan biaya Rp.200.000 setiap bulannya. Namun karena tak mampu membayar setiap bulannya, keluarga ini memutuskan untuk meminta lahan milik warga sekitar untuk membagun rumah kecil, meskipun itu di pinggir sungai.

Tinggal di bantaran sungai membuat rasa cemas dan khawatir sering kali menghampiri ketika cuaca tak bersahabat. Itu jika debit air sungai mulai naik, yang bisa saja akan merobohkan rumah yang ditinggali. Namun mereka hanya bisa pasrah dengan kondisi yang ada sebab tak ada pilihan lain.

Saat usia bayi tersebut belum genap sebulan bayi tersebut harus di operasi pada sisi kiri perutnya, sejatinya bayi tersebut masih harus harus menjalani operasi lubang Anus namun karena usia bayi tersebut masih sangat mudah dan keterbatasan biaya operasi tersebut belum bisa di lanjutkan.

Setiap harinya keluarga kecil ini harus membeli kantung khusus yang seharga Rp.160.000, untuk per 2 kantungnya. Fungsi kantong tersebut sebagai alat untuk menyimpan kotoran yang ditempel di perut bayinya.

Saleh dan istrinya Ecce hanya bisa pasrah dengan kondisi yang ada dan berharap ada donatur yang bisa meringankan bebannya dan membantu operasi anaknya.

” saya pasrah, semoga ada donatur yang bersedia membantu operasi anak saya” Ungkapnya. (rah)

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Recent Posts

Kembangkan Bakat Seni Anak, Badara School Buka Kelas Mewarnai dan Menggambar

POLMAN, TAYANG9 – Yayasan Badara melalui Badara School menghadirkan Kelas Mewarnai dan Menggambar sebagai salah…

1 hari ago

Perpusip Sulawesi Barat Terima Karya Penulis Lokal, Perkuat Gerakan Sulbar Mandarras

MAMUJU, TAYANG9 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat menerima karya tulis berjudul…

2 hari ago

5 Hektare Kebun Sawit Terbakar di Polman, Satgas Karhutla Bergerak Cepat

POLMAN, TAYANG9 - Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Sekitar…

3 hari ago

Pemdes Dilarang Legalkan Lahan dalam Kawasan Hutan, Jadi Kesepakatan Rakor di Karossa

MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kecamatan Karossa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait permasalahan kawasan hutan dan…

3 hari ago

Ketua DWP Mamuju Tengah Kukuhkan Pengurus DWP Tingkat OPD, Tekankan Peran Strategis Istri ASN

MATENG, Tayang9.com – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mamuju Tengah, Ny. Radia Setya Bero,…

3 hari ago

Kemarau Ekstrem, Babinsa Kodim Polman Gencar Sosialisasi Cegah Karhutla

POLMAN, TAYANG9 - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat,…

3 hari ago