Anggota DPRD Sulawesi Barat Abdul Rahim .(Foto : Net)
Mamuju – Tayang9 – Penunjukan terhadap Abdul Rahim, Sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat periode tahun 2019 – 2024, menimbulkan protes dari pengurus DPW dan Kader muda partai Nasdem Sulawesi Barat.
Munculnya protes, terhadap surat keputusan yang dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem Nomor 019.SK/DPP.Nasdem/VIII/2019, dilayang kan oleh salah seorang pengurus DPW Partai Nasdem Provinsi Sulawesi Barat Gafur.
Menurut Gafur, ditunjuknya mantan anggota legislatif Kabupaten Polewali Mandar tersebut, sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, tidak lah sesuai dengan Peraturan Organisasi (PO), lantaran pada saat pengusulan unsur pimpinan dewan, nama Abdul Rahim tidak pernah diajukan.
“Tidak diusulkan nama beliau (Abdul Rahim), sehingga tidak sesuai PO,” ucap Gafur di acara rapat pleno diperluas, DPW Partai NasDem Sulawesi Barat, di Hotel D’Maleo, Senin, 02/09/19. Malam.
Sementara itu ditempat yang sama, hal senada juga disampaikan oleh salah seorang kader muda Partai Nasdem Nurdiansyah Mansur, yang mengakui bahwa dalam proses kaderisasi yang selama ini telah dilaluinya, dirinya selalu diajarkan untuk selalu mengedepankan politik gagasan.
“Bagaimana kita bisa besar, kalau didalam sebuah rumah kita tidak bisa berkomunikasi, ini yang kekhawatiran saya di Nasdem ini. Jadi saya heran, pakSurya paloh ketika memberikan kuliah umum kepada kami selalu menyampaikan itu,” ungkap Nurdiansyah Mansur. (FM)
SETIAP Minggu pagi, kawasan Stadion Prasamya berubah menjadi ruang hidup masyarakat. Orang-orang datang dari berbagai…
APA sebenarnya makna Hari Buku bagi generasi hari ini? Apakah ia hanya sebatas tanggal peringatan…
DI penghujung kegiatan Workshop Talenta Bahasa dan Sastra, suasana ruangan sebenarnya terlihat biasa saja. Para…
MATENG, Tayang9.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mamuju Tengah melalui Bidang Komunikasi terus…
PADA penghujung sebuah kegiatan Workshop Bahasa dan Sastra di Taman Budaya dan Museum UPT Taman…
UNGKAPAN “Asal sehat jiwa raga, faham, bisa dan mengerti baca tulis, menulislah” merupakan sebuah seruan…