Plt Bupati Kabupaten Majene, Lukman, saaat berada di lokasi pusat gempa Majene. (foto: Humas Majene)
Majene, Tayang9 – Pasca bencana gempa yang terjadi di Kabupaten Majene menjadi perhatian utama bagi Plt Bupati Kabupaten Majene. Getaran yang masih kerap terjadi dengan skala magnitudo kecil, membuat warga masih trauma dan khawatir untuk kembali ke rumah dan memilih tetap berada di lokasi pengungsian.
Dengan kondisi itu, Lukman, Plt Bupati Kabupaten Majene untuk sementara waktu memilih berkantor di Malunda di lokasi pusat gempa. Lukman saat menuju ke Kecamatan Malunda pada Senin (18/01), dirinya bersama para rombongan terhalang dibeberapa titik longsor.
Dalam kunjungannya itu, Lukman meninjau lokasi longsor di Dusun Belalang Desa Onang Utara Kecamatan Tubo Sendana. Di Lokasi longsor dua unit alat berat di kerahkan untuk mengangkut material yang menutupi badan jalan, agar akses kendaraan dan evakuasi serta pengiriman bantuan bisa berjalan lancar.
Dengan kondisi tersebut, Lukman setiap hari mengunjungi wilayah yang terdampak Gempa. Hal ini dilakukan, agar mengetahui kebutuhan masyarakat di lokasi pengusngisian, termasuk mengambil kebijakan yang dianggap perlu secara cepat.
”Kondisi saat ini darurat bencana, artinya semua yang kita kerjakan harus cepat dan tepat sasaran” jelas Lukman. (hms/**)
MAJENE hari ini dikenal sebagai kota yang tenang di pesisir barat Sulawesi. Namun di balik…
KEMARIN sore saya teringat sebuah percakapan sederhana bersama anak laki-laki saya, Made Ali Maulana M.…
MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026…
KETIKA Allah SWT pertama kali menurunkan wahyu kepada Nabi Besar Muhammad SAW di Gua Hira,…
POLMAN, TAYANG9 - Tahapan persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Polewali Mandar terus…
DI tengah arus perubahan zaman yang begitu cepat, masyarakat sering kali memahami adat hanya sebagai…