KACO di perjalanan dari umanna nalili-lili omas karae’ massoppo sappong ponna loka. Saat itu panas terik masih memanggang. Cicci di lapurang sibuk mappapia atupe’ nabi. Lagu dangdut koplo dari rumah tetangga memekik memekakkan gendang telinga Cicci, namun nada shalawat jauh di dalam dadanya bergetar dan berdenyar. Setiba di rumahnya, Kaco yang sappu omas menaiki anak tangga rumahnya mendekati Cicci di lapurang dan berbisik. “Jangan terganggu dengan pekik lagu dangdut koplo itu, tapi fokuslah pada atupe’ nabi dan shalawatmu itu. Biarlah lagu dangdut itu, saya saja yang menikmatinya kindo’na. tapi maloloi mua’a siola kopi”, ucap Kaco dalam nada pelan merajut minta dibuatkan kopi untuk menemaninya menyongsong acara maulid yang akan dilangsungkan keesokan harinya’ di masigi kappunna. [mst]
MAMUJU, Tayang9 - Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK) menghadiri pembukaan Festival Literasi Sulbar 2026…
POLMAN, Tayang9 - Kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan jajaran Kodim 1402/Polman. Kali ini, sejumlah personel…
POLMAN, TAYANG9— Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) DPW Kabupaten Polewali Mandar (Polman) bekerja sama dengan…
POLMAN, TAYANG9 - Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) menyiapkan 50 kuota beasiswa pendidikan bagi…
POLMAN, TAYANG9 - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI, Kodim 1402/Polman menggelar aksi tanam…
MAMUJU, TAYANG9 — Sejarah pembentukan Provinsi Sulawesi Barat kembali diangkat melalui kegiatan Bedah Buku Api…