AGAR terkesan keren dan millenial jadilah Kaco menuju umanna menunggangi saiyyanna lengkap dengan face shield dan kondowulo yang tersampir dipanggangnya. Di telinganya tercantel headset dari ponsel terayar keluaran era covid-19 yang hanya memuat tiga jenis lagu dan tembang, saya-sayang, dangdut dan barasanji. Awal perjalanan, Kaco tersenyum bahagia mengikuti irama dangdut.
Namun sesaat kemudian, matanya berkaca-kaca saat mendengar saya-sayang yang ternyata berhasil mengantarkan wajah Cicci hadir menjadi teman perjalannnya. Dan begitu Kaco nyaris tiba di umanna, tangis bahagianya mendadak kian meledak tanditara-tara.
Tepat saat tembang berganti dan memperdengarkan barasanji dari headset ponselnya yang merafalkan, “ya habib salam alaika, ya rasul salam alaika salawatullah alaika. marhaban ya nuril aini, marhaban ya jaddal husaini”. Dan begitu tiba diumanna, masih ditemani tembang barasanji itu pula, Kaco menjerang air untuk diseduh dalam tangkup kopi vietnam drip. Dan pagi itu, di umanna, tangis Kaco tetap menetes persis serupa kopi yang menetes satu-satu ke dalam wadah cangkir kopinya.[mst]
MATENG, Tayang9.com – Bupati Arsal Aras bersama Gubernur Suhardi Duka menghadiri sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis)…
POLMAN, TAYANG9 — Pembangunan rabat beton jalan penghubung Bulo–Lenggo dalam program TNI Manunggal Membangun Desa…
MATENG, Tayang9.com - Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Mateng…
POLMAN, TAYANG9 — Mengantisipasi dampak curah hujan yang tinggi, Kapolsek Tinambung IPTU M. Azharil Naufal,…
POLMAN, TAYANG9 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman tidak hanya menghadirkan…
POLMAN, TAYANG9 — Tiga pemuda dilaporkan menjadi korban dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang…