Kegiatan Lounching Bus Perintis DAMRI oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Majene, H. Ardiansyah, S.STP, di halaman Kantor Bupati Majene, Jumat (14/01). (foto: Humas Majene)
Majene, Tayang9 – Kabupaten Majene kedepannya akan memiliki angkutan murah yang akan memudahkan masyarakatnya untuk mengantar ke tempat tujuan. Hal itu ditandai dengan adanya kegiatan lounching Bus Perintis DAMRI oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Majene, H. Ardiansyah, S.STP, Jumat (14/01) di halaman Kantor Bupati Majene.
Dalam kegiatan launching tersebut, Ardiansyah didampingi Kadis Perhubungan dan Kepala DAMRI Cabang Mamuju, mengapresiasi dan mengucap banyak terimakasih kepada pihak yang terlibat dengan adanya Armada Bus DAMRI yang akan beroperasi di Kabupaten Majene.
“Sebuah penghargaan yang tulus kepada DAMRI yang bisa melihat kebutuhan real Masyarakat terkait mode transportasi. Kabupaten Majene ini baru pertama kali ada rute DAMRI khusus”, ungkapnya.
Ardiansyah melanjutkan bahwa pengoperasian Bus perintis DAMRI ini adalah langkah positif untuk kepentingan masyarakat dan berharap ini bukan yang pertama dan terakhir
“Meskipun saat ini baru melayani rute terminal Battayang Majene-Aralle dan terminal Majene-Pamboang-Segeri, kedepannya Bus perintis DAMRI diharapkan bisa lebih banyak rute lagi yang dijangkau dan akan ditambah rute rute lain seperti salah satunya ke obyek wisata, terangnya.
Turut hadir dalam lounching tersebut Kepala Bappeda, Kadis Kominfo, Kadis Pendidikan, Kabag Umum, Kasat lantas Polres Majene, Camat Banggae, Camat Banggae timur dan DPC Organda Majene. (hms/**)
BEBERAPA hari yang lalu saya membaca sebuah unggahan di media sosial yang membahas tentang perbandingan…
PASCA Hiroshima dan Nagasaki, Jepang tidak hanya membangun kembali gedung-gedung yang hancur. Mereka juga membangun…
MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menggelar sosialisasi persiapan…
SALAH satu persoalan yang paling terasa dalam Ranperda Pemajuan Kebudayaan ini adalah cara pandangnya yang…
Majene, Tayan9 - Isu yang diarahkan kepada Kepala Puskesmas (Kapus) Sendana 1 Erwin, dinilai tidak memiliki…
SETELAH membaca berulang-ulang selama berhari-hari, kesalahan paling mendasar dalam rancangan perda ini adalah cara pandangnya…