POLMAN. TAYANG9 — Bedah buku biografi Baharuddin Lopa “Kesaksian Tentang Barlop, Jejak Integritas Seorang Jaksa” sarat makna. Sosoknya kembali menggema di aula Pesantren Nuhiyah Pambusuang, Senin, (23/03/26).
Ruang diskusi dipandu langsung oleh Dr. Muhammad Zain, Kepala biro SDM Kemenag RI, menghadirkan tiga narasumber, Prof. Ahmad Sewang (Penulis buku biografi Baharuddin Lopa), Dr. Suradi Yasil, budayawan senior Mandar dan Muhammad Ridwan Alimuddin, Duta Baca Indonesia Timur.
Sebagai pembuka, Muhammad Zain memulai dengan narasi bahwa sosok Barlop tidak hanya dilihat sebagai figur penegak hukum, lebih dari itu, ia adalah simbol keberanian moral di tengah pusaran kekuasaan.
Narasumber utama, Ahmad Sewang, kembali menegaskan bahwa integritas Baharuddin Lopa selalu konsisten di setiap tempat tugasnya.
“Di mana pun beliau bertugas, selalu meninggalkan jejak kejujuran, ketegasan, kesederhanaan, dan keadilan,” ujarnya.
Guru besar UIN Alauddin Makassar itu juga mengingatkan bagaimana Lopa saat bertugas di Sulawesi Selatan, berhadapan dengan tokoh berpengaruh seperti Toni Gozal yang tersandung persoalan hukum.
“Dalam situasi itu, Lopa tidak goyah. Hukum, baginya, tetap harus berdiri di atas semua kepentingan,” imbuhnya.
Kesan personal Ahmad Sewang, semasa menjadi mahasiswa di Makassar, ia kerap mengunjungi rumah dinas Lopa. Dari kedekatan itu, ia melihat langsung kesederhanaan yang tak dibuat-buat, terlihat tidak sedang mengemban jabatan tinggi.
Dari perjalanan hidup Lopa, masih Ahmad Sewang, diskusi tersebut merumuskan sejumlah pelajaran penting. Integritas adalah kekayaan terbesar seorang pejabat. Kejujuran menuntut keberanian, sering kali dengan risiko yang tidak kecil.
“Kesederhanaan bukan penghalang untuk mencapai posisi tinggi. Keteladanan adalah warisan moral yang jauh lebih abadi dibanding jabatan,” sambung Ahmad Sewang.
Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Zain, menutup dengan ungkapan lokal yang menggugah: “Lopa itu salamaq dan to mappasalamaq.” Sebuah frasa yang menempatkan Lopa sebagai pribadi yang selamat sekaligus menyelamatkan.
Zain mengisahkan, dalam berbagai catatan, Lopa kerap menegaskan bahwa seorang pejabat semestinya menjadikan akhlak sebagai standar utama. Bukan jabatan, bukan pula kekuasaan.
Dalam satu kisah, sejak Zain menjabat Pj Bupati di Mamasa, ia mengatakan kepada masyarakat bahwa standar moralnya adalah Baharuddin Lopa, nilai itu tampak konkret, keberanian berkata benar bahkan kepada atasan dan dalam kondisi apapun.
“Lopa, sebagaimana dikenang, tak ragu menyebut kebohongan adalah kebohongan, bahkan jika itu datang dari lingkar kekuasaan tertinggi, termasuk saat berhadapan dengan Jaksa Agung,” ungkap Zain.
“Jangan takut pada pejabat, takutlah pada orang jujur,” ujar Zain, masih mengutip pesan Lopa kepadanya di masa silam.
Kejujuran, dalam konteks ini, sambungnya, adalah kekuatan yang kerap kali lebih menakutkan daripada kekuasaan itu sendiri. Salah satu kisah yang mencuat adalah konfrontasinya dengan pengusaha besar, Ibnu Sutowo.
“Dengan nada tegas, Lopa pernah berkata, “Saya akan kejar kamu sampai ke liang lahat.” Sebuah pernyataan yang bukan sekadar ancaman, melainkan cerminan komitmen pada penegakan hukum tanpa kompromi,” tutup Zain, masih mengutip Lopa.
Turut hadir, beberapa tokoh agama, budayawan dan intelektual Mandar, (tidak disebutkan semua), Anak Barlop, Ghazali Lopa, Wakil Ketua MUI Kalimantan Barat, Prof. Wajidi Sayadi, Ketua MUI Polewali Mandar, Kiyai Abdul Syahid Rasyid, Budayawan, A’ba Tammalele, dan beberapa pejabat, dosen serta pimpinan pondok di wilayah Sulawesi Barat***
POLMAN, TAYANG9 – Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Pancasila, Kabupaten Polewali Mandar,…
Mamuju, Tayang9.com — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Daerah Provinsi Sulawesi Barat mengajak seluruh penulis…
POLMAN, TAYANG9 – Personel TNI dan Polri di Kabupaten Polewali Mandar menggelar patroli gabungan pada…
POLMAN, TAYANG9 – Komandan Kodim (Dandim) 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin mengikuti video conference (vicon)…
Mateng, Tayang9.com - Bupati Mamuju Tengah, H. Arsal Aras, bersama keluarga mengunjungi warga yang menjadi…
POLEWALI MANDAR, Tayang9— Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Polewali Mandar membincang ketahanan…