Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

BAN PAUD PNF Sulsel Gelar Pelatihan Calon Asesor

Makassar, Tayang9 – Badan Akreditasi Nasional Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan Pelatihan Calon Asesor ( PCA ) berskala Nasional untuk akreditasi Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (BAN PAUD dan PNF) dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, pada Kamis (4/7).

Dalam kegiatan tersebut diikuti sebanyak 206 peserta terdiri dari 3 Provinsi. Adapun jumlah peserta yang berasal dari Provinsi  Sulawesi Selatan sebanyak 165 Calon Asesor, lalu Peserta dari Sulawesi Barat 23 Calon Asesor dan dari Provinsi Sulawesi Tengah berjumlah 18 peserta Calon Asesor.

Dalam kegiatan itu, Ketua BAN PAUD dan PNF Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H.M. Ali Latif Amri, M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa, Pelatihan Calon Asesor (PCA) merupakan salah satu kegiatan penting dan merupakan program kerja nasional yang diberikan wewenang kepada BAN PAUD Provinsi.

“Kegiatan ini dapat memberikan kesempatan baru agar Pendidikan di bidang PAUD dan PNF lebih baik lagi, khususnya pada pelatihan kali ini untuk wilayah Indonesia dibagian timur”, terang Ali Latif Amri.

Dikesempatan yang sama, Ade Cahyana, MSc, narasumber dari BAN PAUD PNF Pusat dalam sambutannya juga mengungkapkan, bahwa perjalanan akreditasi untuk di bidang PAUD dan PNF telah berjalan cukup lama. Proses kegiatannya telah dimulai sejak tahun 2010 lalu hingga sekarang.

“Akreditasi tidak hanya untuk melihat kinerja pengelolaan atau kelengkapan lembaga. Tetapi lembaga harus mampu berjalan dan menampilkan mutu atau kualitas lembaga itu sendiri”, ujarnya.

Ade Cahyana juga menyampaikan harapannya kepada calon asesor PAUD dan PNF yang mengikuti pelatihan kali ini agar benar-benar mengikuti proses pelatihan dengan sungguh-sungguh agar mampu menjadi asesor yang handal dan berkualitas.

Salah seorang peserta Pelatihan Calon Asesor, Satriani, yang berasal dari Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat mengatakan, pelatihan yang diikutinya kali ini merupakan harapan yang sudah lama dia inginkan dan baru terealisasi saat ini.

“Dulunya saya adalah fasilitator PAUD di program world bank di tahun 2007 lalu. Mendirikan beberapa sekolah yang dikelola oleh masyarakat desanya. Nah,  sekarang diberi kesempatan lagi untuk bisa meningkatkan mutu dan kualitasnya”, kata peserta pelatihan yang akrab disapa Atty ini.

Dirinya pun berharap, jika pada pelatihanya sebagai calon asesor kali ini dapat lulus dan bisa berbuat yang lebih untuk memajukan pendidikan anak usia dini di daerahnya. (*)

SULHAN SAMMUANE

Selain Menulis dirinya juga dikenal aktif sebagai pemerhati pendidikan anak usia dini

Recent Posts

Kebudayaan Bukan Milik Pemerintah

SETELAH membaca berulang-ulang selama berhari-hari, kesalahan paling mendasar dalam rancangan perda ini adalah cara pandangnya…

7 jam ago

Ketua DPRD Mamuju Tengah Pimpin Apel Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Gelar Zoom Bersama Presiden Prabowo

MATENG, Tayang9.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mamuju Tengah menggelar apel peringatan Hari Lingkungan…

14 jam ago

Puskesmas Sendana I Peringati Hari Lanjut Usia Nasional, Ini Rangkaian Kegiatannya!!

Majene, Tayang9 – Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN), PKM Sendana 1 menggelar…

1 hari ago

Kekacauan Norma dan Tumpang Tindih Kewenangan

SELAIN memperlihatkan kecenderungan birokratisasi kebudayaan, Ranperda Pemajuan Kebudayaan Sulawesi Barat yang kini sedang dibahas juga…

1 hari ago

Wattu Timor di Pamboang: Wajah Pamboang Pura Para’bue

"Bukan sekadar lagu, tetapi arsip ingatan kolektif masyarakat pesisir yang tersimpan dalam nada, bahasa, dan…

2 hari ago

Pemkab Mamuju Tengah Gandeng BBLSDM Komdigi Makassar, Perkuat Kompetensi Digital ASN dan Masyarakat

Mateng, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mengambil langkah strategis dalam mempercepat transformasi digital melalui…

2 hari ago