Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Bahas Polemik RKUHP, PK.PMII IAI DDI Polman Gelar Dialog Publik

Polewali – Tayang9 – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia IAI DDI Polewali Mandar (PK.PMII IAI DDI Polman), menggelar dialog publik, di Cafe Sandeq Rock, Kelurahan Madatte, Polewali Mandar, Senin, 14/10/19.

Dialog publik yang mengangkat tema “Polemik RKUHP Berpihak Kemana” tersebut, dihadiri oleh sejumlah narasumber yakni Waka Polres Polman Kompol Zulkarnain, Imam Masjid Syuhada Polewali Mandar Syekh Ahmad Fadl Al Mahdaly, Akademisi Fatwansyah Rasyid, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua panitia pelaksana Alwi mengatakan, bahwa agenda atau kegiatan dialog publik tersebut sejak minggu lalu diagendakan, namun tertuda lantaran adanya kendala.

“Mewakili sekretariat PMII Cabang Polman ada yang ingin saya sampaikan, pertama kegiatan ini awalnya akan dilaksanakan pada dua minggu yang lalu, tetapi karena ada sesuatu hal maka baru hari ini dapat dilaksanakan. Kedua, ada polemik mengenai RKUHP yang saat ini menjadi tranding topik, sebenarnya dimana sih polemik RKUHP,” ucap Alwi.

Sementara itu di tempat yang sama, Wakapolres Kabupaten Polewali Mandar Kompol Zulkarnain menjelaskan, bahwa polemik RKUHP telah menimbulkan banyaknya aksi demonstrasi dari kalangan mahasiswa.

“Dalam unjuk rasa memang sah didalam undang-undang, tetapi jangan dilupakan juga ada aturan mainnya. Saya yakin aksi unjuk rasa rekan-rekan ini murni tetapi ada juga yang ditunggangi oleh oknum, atau kelompok yang punya kepentingan,” ungkap Kompol Zulkarnain.

Selain itu juga menjelaskan, terkait metode yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam rangka pengamanan aksi unjuk ras.

“Tahapan-tahapan penangannya aksi unjuk rasa, pertama ketika kalau ada unjuk rasa, ada ton dalmas awal, ton dalmas tindak. Khusus ton tindak, biasanya diemban oleh Brimob,” jelasnya.

Sementara itu di tempat yang sama pula
salah seorang akademisi Fatwansyah Rasyid menjelaskan, bahwa RKUHP adalah produk hukum mengenai perbuatan yang dapat dipidanakan.

“Untuk nilai sebuah KUHP bisa dilihat dalam dua hal, apakah bertentangan dengan administrasi,” ungkap Fatwansyah Rasyid.

Selain itu juga menambahkan, adapun rumusan pasal yang dianggap tidak sesuai dengan keinginan masyarakat, misalnya seekor ayam masuk dalam kebun seseorang didenda senilai Rp.10.000.000, pihaknya menghimbau agar seluruh elemen subjektif dan objektif dalam menilai.

“Isi dari rumusan delik delik RKUHP tidak sesuai dengan keinginan masyarakat, mengenai pasal kontroversial. Ayam yang masuk kebun orang denda 10 juta. Mari kita lihat seperti apat redaksi-redaksi pasal 28”. Pidana kategori 2. Berbeda dengan redaksi sesungguhnya.Untuk dapat dituntut harus memenuhi delik subjektif dan objektif. Unsur pembiaran, sebagai karena kesengajaan atau kelalaian,” jelasnya.(*/FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Area Publik, Polisi Gelar Patroli di Pasar Campalagian

POLMAN, TAYANG9 – Personel Polsek Campalagian melaksanakan patroli siang dan monitoring di sejumlah tempat umum,…

2 jam ago

Bhabinkamtibmas Polewali Tindaklanjuti Aduan Warga Terkait Kebisingan Gedung Walet

POLMAN, TAYANG9 – Bhabinkamtibmas Kelurahan Polewali, Polsek Polewali, melaksanakan kegiatan sambang sekaligus menindaklanjuti aduan masyarakat…

2 jam ago

Patroli Siang Hari, Sat Lantas Polres Polman Sasar Titik Rawan Laka dan Balapan Liar

POLMAN, TAYANG9 — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Polewali Mandar kembali menggelar patroli dan…

1 hari ago

Dua Rumah di Botto Campalagian Ludes Terbakar, Kerugian ditaksir Capai Rp850 Juta

POLMAN, TAYANG9 – Dua rumah di Dusun Botto, Desa Botto, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar,…

1 hari ago

Sambut Pembangunan Jembatan Garuda, Pelajar di Bulubawang Sampaikan Terima Kasih Ke Presiden

POLMAN, TAYANG9 – Rasa syukur dan harapan baru dirasakan para pelajar di Dusun Bulubawang, Desa…

1 hari ago

Gotong Royong TNI dan Warga, Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Bulubawang Terus Dikebut

POLMAN, TAYANG9 – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Bulubawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Kabupaten…

2 hari ago