MAJENE, TAYANG9 – Bermunculannya sejumlah nama dan sosok anak muda sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) jelang perhelatan Pemilu 2024 diyakini sejumlah kalangan sebagai angin segar dan semangat baru bagi demokrasi dan peta perpolitikan.
Setidaknya begitu yang disampaikan Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Majene, Paharuddin.
Ia menilai, bermunculannya muda akan menjadi angin segar bagi perpolitikan tanah air. Hal itu disampaikannya kepada koran online ini, Selasa 17 Januari 2023.
Dikatakan Paharuddin, Bacaleg muda itu juga menjadi penanda baik bagi kian majunya kesadaran politik masyarakat.
“Ini menariknya, karena kesadaran berpolitik masyarakat juga semakin membaik. Pileg tahun 2024 kali ini, bisa jadi medan tempur bagi caleg-caleg muda,” ungkapnya.
Lebih jauh Paharuddin mengatakan, fenomena lain yang juga menarik menurutnya adalah kian banyaknya politisi muda yang mengisi posisi pimpinan partai. Bahkan tak kurang dari mereka itu adalah berlatar belakang aktivis
“Saya percaya betul, bahwa hal ini jelas akan mempengaruhi peta politik. Bagi saya ini adalah komitmen saya untuk tetap berkomitmen menjadi pelopor perubahan. Inilah waktunya anak muda tampil,” ujarnya.
Senada dengannya, Juanda juga Bacaleg DPRD Majene Dapil III Malunda – Ulumanda juga mengimbuhi, saat ini adalah momentum bagi caleg muda.
“Ada tren dan budaya politik baru pada masyarakat. Masyarakat makin kritis, tak lagi menilai berdasar penampilan. Masyarakat pemilih kita sudah banyak berkembang. Saya yakin, politik uang tak bisa mengubah pilihan mereka, apalagi yang berada di kalangan generasi milenial,” katanya.
Bahkan dirinya meyakini, dirinya bisa diterima oleh masyarakat dengan bermodalkan visi dan misi, serta menjaga kepercayaan masyarakat, ia percaya akan peluangnya.
“Saya bertekad untuk memperjuangkan keseimbangan,” tegasnya.
Lebih jauh dikatakannya, dirinya selain komit untuk menyoroti sumber daya alam, dirinya juga akan konsens pada pengembangan ekonomi dan olahraga.
“Ini yang harus dimulai. Polanya, dengan mengoptimalkan segala potensi yang ada di desa,” ujarnya.
Sementara itu, Adi Ahsan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Majene juga kepada media ini mengatakan, kader Partai Golkar yang sudah tiga periode tak mampu mendudukkan kadernya akan segera berubah.
“Nah, insya Allah kehadiran anak muda yang mumpuni dan peduli pada sesama kelak akan mampu mendobrak mitos yang selama ini membayangi Dapil III. Semangatki anak muda, perjuangkan niat baikmu. Lakukan dengan cara yang elegan, pasti rakyat akan bersimpati,” tandas Adi Ahsan.
POLMAN, TAYANG9 – Yayasan Badara melalui Badara School menghadirkan Kelas Mewarnai dan Menggambar sebagai salah…
MAMUJU, TAYANG9 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat menerima karya tulis berjudul…
POLMAN, TAYANG9 - Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Sekitar…
MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kecamatan Karossa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait permasalahan kawasan hutan dan…
MATENG, Tayang9.com – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mamuju Tengah, Ny. Radia Setya Bero,…
POLMAN, TAYANG9 - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat,…