POLMAN, TAYANG9 – Anggota Bawaslu Sulawesi Barat, Koordinator Divisi Hukum Penyelesaian Sengketa, Arham Syah harapkan isu lingkungan masuk ke dalam kebijakan daerah. Sebagai bentuk keberpihakan pemegang kebijakan pada lingkungan dan penyelamatan serta kehancuran dan pengrusakannya.
Hal itu disampaikan, Arham Syah saat ikut memberikan pandangan dan masukannya pada kegiatan konferensi pemuda lokal Local atau Conference of Youth (LCOY) Indonesia Sulbar yang digelar di Cafe Mamake Tinambung, 27 Juli 2025.
Dalam kegiatan yang dihadiri para pelajar dan mahasiswa serta penggiat dan aktivis lingkungan Sulbar itu, Arham Syah mengatakan, isu lingkungan adalah isu yang amat krusial karena terkait dengan masa depan bangsa, negara dan daerah.
Karena itu menurut Arham Syah, penting isu lingkungan dimasukkan di dalam peta kebijakan daerah, utamanya di Sulawesi Barat.
“Kebijakan di bidang lingkungan mesti menjadi perhatian para pemimpin. Dan untuk itu, para pemuda, aktivis dan penggiat lingkungan hidup harus ikut ambil bagian dalam merumuskan kebijakan daerah dalam bidang lingkungan,” ujarnya dalam kegiatan yang diselenggarakan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Polman bersama WALHI Sulbar dan media masyarat transparansi Indonesia (Mammesa) itu.
Caranya, masih menurut Arham Syah adalah, para aktivis dan penggiat serta pemerhati lingkungan harus membangun relasi kuat dengan penentu kebijakan daerah, sebagai mitra strategis yang positif dalam mendorong keterwakilan suara warga masyarakat dalam bidang lingkungan.
“Karena penting bagi pemerintah dan para aktivis berdampingan, sama mendorong isu penyelamatan lingkungan dari kehancuran dan pengrusakan,” ungkapnya pada kegiatan yang dimotori Climate Rangers Jakarta bersama sejumlah lembaga lokal Sulbar itu.
Juga disampaikan olehnya, salah satu hal yang juga penting sekali menjadi perhatian bersama adalah dalam setiap penyelenggaraan perhelatan demokrasi seperti Pemilu dan Pilkada, isu lingkungan masuk menjadi bagian dari pointer penting dalam debat dan visi misi para calon pemimpin.
“Dalam Pemilu dan Pemilihan, penting kita sama mendorong kepada penyelenggara agar perspektif dan isu lingkungan juga masuk menjadi agenda besar dalam visi misi dan termasuk dalam debat calon pemimpin. Ini penting artinya. Karena dari situ, kita bersama warga masyarakat bisa menakar sejauh mana keberpihakan dan narasi besar calon pemimpin kita dalam penyelamatan lingkungan dari kehancuran dan pengrusakan,” tutur Arham Syah yang sebelum menjadi penyelenggara pengawasan Pemilu dikenal sebagai aktivis pemberdayaan masyarakat ini.
POLMAN, TAYANG9 – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Bulubawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Kabupaten…
MAMUJU, TAYANG9 - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Perpusip) melaksanakan rapat persiapan…
MAMUJU, TAYANG9 — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat penyusunan petunjuk…
POLMAN, TAYANG9 – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Dusun Bulubawang dan Kelurahan Manding, Kabupaten…
POLMAN, TAYANG9 – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Bulubawang, Kabupaten Polewali Mandar, terus berlanjut…
POLMAN, TAYANG9 – Personel Polsek Polewali mendatangi lokasi dugaan pencurian tabung gas elpiji di Jalan…