Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

APBD-P Polman Tuai Beragam Tanggapan

TAYANG9.COM – Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mempunyai pandangan yang berbeda beda terkait usulan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) yang diusulkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polman.

Fraksi DPRD Polman yang terdiri atas 6 Fraksi utuh dan 2 Fraksi Gabungan ini secara bergantian menyampaikan tanggapnya di depan majelis sidang pandangan fraksi atas usulan APBD-P Pemkab Polman, Rabu (27/9).

Fraksi golkar mendorong anggaran perubahan bisa diarahkan dan diprioritaskan ke sektor produtif seperti peningkatan peluang kerja untuk masyarakat sehingga tidak ada yang kesan APBD-P hanya bagi-bagi anggaran. Selain itu, fraksi Golkar juga meminta agar penyerapan anggaran dapat lebih efisien.

“Kami juga berpesan kepada SKPD yang mendapatkan temuan BPK tidak ditambahkan lagi anggarannya tahun depan,” ungkap legislator Golkar Hj.Nurlia Halimuddin.

Sementara itu Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mengharapkan agar Pemkab Polman lebih jeli melihat peluang untuk meningkatkan Penghasilan Asli Daerah (PAD) serta tidak tergantung pada dana perimbangan dari pusat.

Pandangan fraksi PAN yang dibacakan oleh legislator PAN Jamar Jasin Badu menegaskan, pentingnya pemerintah malakukan terobosan untuk memperoleh sumber pendapatan lainnya.

“Kami juga meminta penjelasan kepada Bupati Polman terkait realisasi PP 18 tentang hak anggota Dewan,” ungkap Jamar.

Ditempat yang sama Pandangan fraksi Demokrat yang dibacakan oleh politisi muda Demokrat Rusnaedi menitikberatkan pandangannya terhadap isu strategis utamanya defisit anggaran pemerintah yang membuktikan ketergantungan terhadap dana perimbangan dari pusat melalui Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi khusus.

“Kami mengajak agar eksekutif dapat melakukan assesment terhadap SDA untuk meningkatkan PAD melalui sektor wisata, perikanan, pertanian dan yang lainnya. Karena Fraksi Demokrat menilai
inovasi merupakan solusi untuk keluar dari persoalan itu,” tuturnya.

Dalam pembacaan pandangan fraksinya, Rusnaedi juga mengingatkan agar Pemkab Polman dapat aktif merespon isu yang berkembang saat ini, terutama temuan BPK yang menemukan adanya kejanggalan penggunaan alokasi dana desa yang bersumber dari APBD

“Markup APBD dana desa pengadaan tiang listrik yang beredar melalui media itu juga agar segera ditindak lanjuti. Data BPK ada sekitar 159 yang terindikasi melakukan penyimpangan dana desa termasuk desa yang ada di Polman agar tidak menimbulkan polemik dimasyarakat,” tegas Rusnaedi.

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Recent Posts

Pemkab Mamuju Tengah dan BAZNAS Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 2026, Bupati Ajak ASN Bayar Lebih Awal

MATENG, Tayang9.com - Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Mateng…

14 jam ago

Curah Hujan Meningkat, Kapolsek Tinambung Pantau Debit Sungai Mandar

POLMAN, TAYANG9 — Mengantisipasi dampak curah hujan yang tinggi, Kapolsek Tinambung IPTU M. Azharil Naufal,…

16 jam ago

Satgas TMMD Latih Pemuda Desa Bulo Teknik Pengelasan untuk Tingkatkan Keterampilan Kerja

POLMAN, TAYANG9 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman tidak hanya menghadirkan…

20 jam ago

Tiga Pemuda Jadi Korban Dugaan Penganiayaan di Wonomulyo Polman, Polisi Lakukan Penyelidikan

POLMAN, TAYANG9 — Tiga pemuda dilaporkan menjadi korban dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang…

21 jam ago

TMMD ke-127 Hadirkan Solusi Air Bersih bagi Warga Desa Bulo, Dua Titik Sumur Bor Hasilkan Air

POLMAN, TAYANG9 — Akses air bersih bagi warga Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar,…

2 hari ago

Yayasan Badara Luncurkan Mandar Culture Festival 2026, Dorong Budaya Mandar dan UMKM Naik Kelas

POLMAN, TAYANG9 - Mandar Culture Festival 2026 resmi diluncurkan melalui press conference dan soft launching…

2 hari ago