KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”. [mst]
DI wilayah perbukitan Kecamatan Bulo, Polewali Mandar, jalan bukan hanya jalur penghubung antar wilayah. Bagi…
POLMAN, TAYANG9 – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Poros Polewali–Majene, tepatnya di Desa Laliko,…
POLMAN, TAYANG9 – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman melakukan…
POLMAN, TAYANG9 - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multi tematik Program Unasman Membangun Desa (PUMD) melaksanakan…
POLMAN, TAYANG9 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) bersama Bawaslu…
POLMAN, TAYANG9 – Sehari setelah pembukaan, Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman langsung melanjutkan…