PAGI ini, Kaco menatap kudanya yang berdiri di depannya. Tangisnya pelan tumpah. Kaco sedih setelah tersadar kalau kini, dirinya dan kuda miliknya pelan muncul persamaan. Keduanya harus sama-sama mengenakan kain penutup moncong. Untuk Kaco disebut masker, sedang untuk kuda miliknya disebut kamummu’. Ditambah lagi, Kaco dan kudanya kinipun sudah harus sama-sama setia meringkuk di dalam kandang hingga waktu yang tidak bisa diterka. Kaco takut, kelak akan tiba suatu masa, dimana kuda miliknya akan gantian menjadi tuan baginya.[mst]
ADA satu adegan yang terus terngiang setelah final Piala Dunia 2026 usai kemarin. Bukan gol…
POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Polewali Mandar bekerja sama dengan Institut Teknologi…
Jakarta,Tayang9—Kementerian Agama kembali menggelar rutinitas Breakfast Meeting. Kali ini mengulas tentang Persiapan Implementasi Manajemen Talenta,…
Mateng, Tayang9.com – Usai menuntaskan agenda pemerintahan di Jakarta, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, langsung…
Mateng, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran…
MUSIK merupakan salah satu bentuk ekspresi manusia yang tidak hanya menghadirkan pengalaman estetis, tetapi juga…