PAGI ini, Kaco menatap kudanya yang berdiri di depannya. Tangisnya pelan tumpah. Kaco sedih setelah tersadar kalau kini, dirinya dan kuda miliknya pelan muncul persamaan. Keduanya harus sama-sama mengenakan kain penutup moncong. Untuk Kaco disebut masker, sedang untuk kuda miliknya disebut kamummu’. Ditambah lagi, Kaco dan kudanya kinipun sudah harus sama-sama setia meringkuk di dalam kandang hingga waktu yang tidak bisa diterka. Kaco takut, kelak akan tiba suatu masa, dimana kuda miliknya akan gantian menjadi tuan baginya.[mst]
POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan pemetaan partisipatif tenurial…
POLMAN, Tayang9 – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Polewali Mandar membagikan masker kepada pengguna jalan…
POLMAN, Tayang9 – Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, mendorong para guru untuk meningkatkan kemampuan dalam…
POLMAN, Tayang9 – Polres Polewali Mandar (Polman) bersama Polsek Tinambung lakukan pengamanan kegiatan Maulid Nabi Muhammad…
POLMAN, Tayang9 – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima unit mobil terjadi di Jalan Poros…
MAMUJU, Tayang9 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Perpusip Sulbar) menghadirkan layanan Perpustakaan…