Suasana Rapat Koordinasi Terkait Penanganan Korban Gempa Bumi Kabupaten Majene (Foto: Humas Majene)
Majene, Tayang9 – Pendataan rumah rusak akibat gempa di Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Manjene masih terus dilakukan. Hingga saat ini total kerusakan rumah akibat Bencana Gempa Bumi tanggal 16 januari lalu, mencapai ribuan unit rumah. Namun belum ada data final yang mencakup jumlah keseluruhan kerusakan rumah, khususnya di wilayah epicentrum gempa mengingat proses Pendataan belum rampung dan menyisahkan beberapa desa lagi.
Kepala BPBD Majene Ilhamsyah melaporkan untuk Kecamatan Malunda (Laporan Camat & Koordinator Pendataan) sebanyak 4.122 unit rumah dinyatakan rusak dan masih menyisahkan dua Desa yang belum masuk.
“Data yang telah dikirim ke BNPB RI diantaranya Rusak berat 1.308 Unit, Rusak Sedang 673 Unit, Rusak Ringan 746 Unit dengan total 2.727 Unit”, bebernya.
Sementara untuk kecamatan Ulumanda sesuai laporan Camat dan Koordinator Pendataan, kerusakan mencapai 5.612 unit. Meski demikian masih kata Ilhamsyah, masih menyisahkan 4 Desa yang belum masuk. Rusak berat 474 Unit, Rusak Sedang 467 Unit dan Rusak Ringan 431 unit, total keseluruhan 1.372 unit.
“Data tersebut telah dikirim ke BNPB, namum diprioritaskan dua Kecamatan terdampak sebanyak 4.099 rumah. Untuk saat ini kami masih menunggu update data terakhir dari semua Kecamatan”
Hal ini ia sampaikan saat Rapat Koordinasi Penanganan Korban Gempa Bumi, Jumat 29 Januari 2021 di Aula Kantor Camat Tammerodo. Rapat dipimpin langsung Bupati Majene Lukman dan di hadiri Dandim 1401, Asisten I & Staf Ahli, Ka. BPBD, Kadis. Sosial, Kadis. PU PR, Kadis. Perkimtan, Kadis. Koperindag, Kadis. LHK dan Para Camat.
Kepala Dinas Sosial Majene, Muh Japar, menginformasikan akan ada program dari Kemensos RI terkait Relokasi pemukiman seperti di Salutahonang. Untuk itu para Camat diminta untuk mencari lokasi baru yang yang bisa ditempati.
“Ini akan menjadi perhatian khusus dari Kemensos, seperti di Desa Adholang Dhua“ ungkapnya
Sementara itu Bupati Majene Lukman juga menginstruksikan untuk tetap membantu masyaraat pengungsi yang masih bertahan dipengungsian.
“Kita tetap bantu, walau dari Mamuju sekalipun”, tegas Lukman.
Lukman juga mengingatkan untuk memasukan usulan pengganti Plt. Kades Mekkatta.
“Leading sektor Dinas PMD dan Asisten I membangun komunikasi dengan PMD, terkait SK Plt. Kades. Mekkatta “ harapnya. (hms/**)
ADA satu adegan yang terus terngiang setelah final Piala Dunia 2026 usai kemarin. Bukan gol…
POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Polewali Mandar bekerja sama dengan Institut Teknologi…
Jakarta,Tayang9—Kementerian Agama kembali menggelar rutinitas Breakfast Meeting. Kali ini mengulas tentang Persiapan Implementasi Manajemen Talenta,…
Mateng, Tayang9.com – Usai menuntaskan agenda pemerintahan di Jakarta, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, langsung…
Mateng, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran…
MUSIK merupakan salah satu bentuk ekspresi manusia yang tidak hanya menghadirkan pengalaman estetis, tetapi juga…