Senin , Juni 1 2020
Home / GAGASAN / TUGAS HARIAN

TUGAS HARIAN

Aku berangkat menuju rumah mu
Berpagar ego, berumput kesepian
Ku ketuk berlahan agar pintu mu tak retak
Tak ada jawaban
Ku ketuk lagi, sedikit lebam dan berdarah
Pintu mu rusak, mampus aku

Kau mendongak dari jendela
Mata sayu, pipi tirus, bibir menghitam
Sedikit menggambarkan kesakitan

Kau persilahkan aku masuk
Aku ragu, tapi kaki sudah melangkah mendahului akal

Takjub
Rumah mu tertata dengan apik
Kerinduan dibalik gorden duduk dengan tenang
Ketabahan yang bertenger dilangit bersimpuh dengan khidmat
Keikhlasan diatas meja bersanding dengan keberanian
Juga rak cerita imaji mu, menarik untuk dibaca

Lama kita berbincang
Secangkir kafein beserta nikotin menemani
Tak lelah kita mengobral isu politik
Tak jeda kita tertawa berbalut kasih
Tak diam kita berdansa dengan euforia

Aku pamit pulang
Tak lupa menyampai kan salam darinya
Tujuan utama aku bertandang ke rumah mu

About NIKEN BORORESMI

Penulis yang dikenal blak-blakan ini kini aktif sebagai redaktur disalah satu koran harian yang terbit di Sulbar. Selain berprinsip menulis dan membaca adalah suatu kewajiban dirinya juga kini kini bersetia hidup sebagai perempuan yang merindu

Check Also

Covid-19 dan Dampaknya Terhadap Perubahan Penyelenggaraan Ujian Nasional

Penulis: Angga Setyadi. M. Limpukasi SUNGGUH suatu yg sangat kebetulan sekali ditengah pandemi corona yang …

Jeritan Hati Anak Sekolah Alam Salule’bo Topoyo Mateng

Meski sekarang kami tak lagi di tempat asal. Meski kini kami telah terpisah dengan desa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]