Friday , August 23 2019
Home / BERITA / Tim Putri SMAGA Women FC Polman Berlaga di Liga Ramadan Makassar
Tim sepakbola putri SMAGA Women FC Polewali Mandar

Tim Putri SMAGA Women FC Polman Berlaga di Liga Ramadan Makassar

TAYANG9-Tim sepakbola putri SMAGA Women FC Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mengikuti kompetisi Liga Ramadan, yang diselenggarakan di kota Makassar. Tim Sepak bola Putri “SMAGA WOMEN Fc” dalam mengikuti liga Ramadan di kota daeng ini dilepas langsung oleh Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar, di kediaman pribadinya di Jalan Todilaling, Pekkabata.

“Selalu berdoa, jaga kekompakan kerjasama tim. Jalankan yang disampaikan oleh pelatih. Mudah-mudahan target kita bisa tercapai” ujar Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar yang juga ketua dewan kehormatan ASPROV PSSI SULBAR.

Plt Ketua Asosiasi Kabupaten PSSI Polman Brigpol Irham, yang juga merupakan anggota Sat Lantas Res Polman mengatakan, kegiatan itu nantinya akan menjadi ajang uji coba.

“Ajang ini dijadikan sebagai ajang uji coba tim Persiapan Piala KEMENPORA U-17 PUTRI yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 hingga 10 Agustus 2019 mendatang Sebagai Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat,” kata Irham.

About EDITOR

Alamat Redaksi: Boyang Nolpitu Berkat Pesona Manding Polewali Mandar Sulawesi Barat Surel: tayangssembilan@gmail.com Gawai: 0852 1316 2920

Check Also

Ombudsman Sulbar Buka Pos Pengaduan di Kecamatan

Mamuju – Tayang9 – Dalam rangka memaksimalkan proses tindaklanjut penanganan pengaduan masyarakat, tim Penerimaan dan …

Di Forum Muktamar, PKB Mamasa Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

Polewali – Tayang9 – Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mamasa, dipastikan akan tetap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]