Mateng, Tayang9.com — Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Litha Febriani, S.E., M.Si, menilai peringatan Hari Kartini harus dimaknai lebih luas sebagai momentum meneladani semangat perjuangan perempuan Indonesia dalam meraih kemajuan.
Menurutnya, makna Kartini saat ini bukan lagi sekadar mengenakan kebaya sebagai simbol peringatan, tetapi bagaimana menanamkan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Raden Ajeng Kartini.
“Makna Kartini saat ini bukan lagi sekadar memakai kebaya, melainkan meneladani semangat belajar tinggi, kemandirian, dan berani berpendapat untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Litha Febriani.
Ia mengatakan, semangat Kartini relevan dengan tantangan zaman modern, di mana perempuan dituntut memiliki kapasitas, pendidikan, serta keberanian dalam menyampaikan gagasan yang membangun.
Selain itu, perempuan juga memiliki peran penting dalam mendorong perubahan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun pemerintahan.
Sekda Mamuju Tengah berharap momentum Hari Kartini menjadi pengingat bagi seluruh perempuan untuk terus meningkatkan kualitas diri, percaya diri, dan mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.
Peringatan Hari Kartini setiap 21 April menjadi wujud penghormatan atas perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak perempuan Indonesia agar memperoleh kesempatan yang setara di bidang pendidikan dan kehidupan sosial.
POLMAN, TAYANG9 – Pembangunan jembatan perintis Garuda di Dusun Bulubawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Kabupaten…
MAMUJU, TAYANG9 — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Perpusip Sulbar) menggelar kegiatan…
Mateng, Tayang9.com — Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju Tengah menyampaikan ucapan selamat Hari Kartini kepada seluruh…
Mateng, Tayang9.com — Momentum peringatan Hari Kartini dimaknai sebagai pengingat pentingnya peran perempuan dalam mendorong…
Di tengah derasnya arus pembangunan dan perubahan zaman, kebudayaan sering kali ditempatkan di ruang pinggir.…
ADA sebuah pelajaran sunyi yang sering kali luput dari radar kesadaran kita: Tuhan tidak hanya…