Kaco sungguh kaget dan terpaksa menelan air liurnya sendiri, tatkala siang hari ke sembilan itu dirinya masuk di lapurang dan melihat Kaci tetangganya tengah asyik menyantap bau tappi’ lengkap dengan doayu bue sisa masakan Cicci. Kaco kemudian bertanya ihwal itu kepada Cicci perihal yang baru saja disaksikannya. Dengan santainya, Cicci menjawab, “bukankah seperti yang selalu engkau katakan, bahwa memberi makan orang kelaparan adalah baik?” Mendengar jawaban Cicci itu, Kaco lalu menimpali, “kalau begitu, saya juga mau dikasi makan, karena saya juga sudah lapar”. Kaco dan Cicci sama bingung bercampur geli dan saling menatap dalam diam.
POLMAN, TAYANG9 - Melalui pembekalan dan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multimatik Program Unasman…
SUMARORONG, TAYANG9 - SMK Negeri 1 Sumarorong Kabupaten Mamasa, melaksanakan kegiatan Perayaan Natal yang diikuti…
SUMARORONG, TAYANG9 — SMKN 1 Sumarorong menggelar rapat Persiapan Proses Belajar Mengajar (PBM) semester genap…
POLMAN, TAYANG9 – Dalam rangka melakukan pembenahan dan mengevaluasi kinerja internal jajaran Pengawas Pemilu, Badan…
PENGELOLAAN kebudayaan di Sulawesi Barat selama ini cenderung berhenti pada level simbolik. Festival, seremonial, pendataan…
POLMAN, Tayang9 — Pentas Seni Kreatif II 2025 yang diselenggarakan oleh Ladang Tari Labada sukses…