Tuesday , June 25 2019
Home / BERITA / Polda Sulbar Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Upacara peringatan hari kesaktian Pancasila di jajaran Polda Sulawesi Barat.

Polda Sulbar Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Mamuju – Tayang9 – Kepolisian Daerah Polda) Provinsi Sulawesi Barat, menggelar upacara peringatan hari kesaktian Pancasila, di Lapangan Ahmad Kirang Mamuju, Sabtu, 01/06/19.

Kepala Biro (Karo) SDM, Kombes Pol Nuryanto dalam sambutannya mengatakan, bahwa Pancasila sebagai dasar negara, idiologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para pendiri bangsa, merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan yang maha esa buat bangsa Indonesia.

“Walaupun sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai Pancasila, kita akui bahwa eksistensi ke Indonesian baik sebagai bangsa maupun negara, masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila,” ungkap Kombes Pol Nuryanto, saat memimpin upacara.

Sementara itu Kabid Humas Polda Provinsi Sulawesi Barat AKBP Mashura menambahkan, bahwa peringatan hari kesaktian pancasila, harus dijadikan sumber inspirasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Untuk itu, kita harus terus menerus secara konsisten menjadikan Pancasila sebagai dasar negara, idiologi dan pandangan dunia dalam memajukan bangsa yang tercinta ini,” tutur AKBP Mashura.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Bawaslu Polman Gelar Raker Penyusunan Laporan Keuangan

TAYANG9-Penyelenggara pengawasan perlu membangun komitmen dalam bekerja, utamanya terkait semua tahapan Pileg dan Pilpres yang …

Soal Pergantian GTT di Mamuju, Kadisdikpora : Kita Mau yang Disiplin

Mamuju – Tayang9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]