foto ; Ilustrasi
MAJENE, TAYANG9 – Ratusan pedagang Pasar sentral Majene, Senin (3/10) mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene. Ratusan pedagang yang mengatasnamakan diri mereka tergabung dalam Forum Warga Pasar Majene.
Dalam penyampaian aspirasi itu, salah satu pedagang pasar yang mewakili pedagang pasar kepada anggota DPRD majene, jika ada kesalahpahaman antara warga pasar dengan piihak DPRD saat hearing beberapa waktu lalu mengenai pungutan iuran untuk biaya kebersihan dan pengamanana Pasar.
Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene, Adi Ahsan yang menerima ratusan pedagang pasar sentral Majene yang tergabung dalam Forum Warga Pasar menyampaikan bahwa hal yang menjadi tuntutan para pedagang pasar sentral Majene sah-sah saja, hanya saja harus melalui jalur atau koridor hukum yang berlaku.
“Terkait aturan mengenai Pasar Sentral Majene, sejauh ini belum ada perubahan peraturan mengenai retribusi pasar. Kemudian terkait dengan perjanjian kerjasama dengan kepada pihak lain itu ranahnya Dinas Koperindag, agar ada payung hukum yang jelas.”, ungkapnya
Dirinya juga menyampaikan bahwa semua pihak ingin kebaikan bersama, baik pihak rekan-rekan pedagang pasar di Majene serta para anggota DPRD Majene ingin agar pengelolaan Pasar Sentral Majene lebih baik”, terangnya. (int)
ADA satu adegan yang terus terngiang setelah final Piala Dunia 2026 usai kemarin. Bukan gol…
POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Polewali Mandar bekerja sama dengan Institut Teknologi…
Jakarta,Tayang9—Kementerian Agama kembali menggelar rutinitas Breakfast Meeting. Kali ini mengulas tentang Persiapan Implementasi Manajemen Talenta,…
Mateng, Tayang9.com – Usai menuntaskan agenda pemerintahan di Jakarta, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, langsung…
Mateng, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran…
MUSIK merupakan salah satu bentuk ekspresi manusia yang tidak hanya menghadirkan pengalaman estetis, tetapi juga…