Bupati Majene, Andi Ahmad Syukri mengikuti acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan yang digelar di Kecamatan Pamboang, Kamis (17/02). (foto: Humas Majene)
MAJENE, TAYANG9 – Bupati Majene, Andi Ahmad Syukri mengikuti acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan pada Kamis (17/02) yang digelar di Kecamatan Pamboang.
Musrembang tingkat kecamatan ini menjadi salah satu sarana perencanaan pembangunan yang menggunakan pendekatan partisipatif dimana terlibatnya berbagai pemangku kepentingan. Masyarakat diberi ruang untuk terlibat dalam setiap proses tahapan perencanaan pembangunan daerah.
Ahmad Syukri dalam kegiatan Musrembang menyampaikan jika hasil evaluasi pelaksanaan Musrenbang beberapa tahun terakhir, daya serap hasil Musrenbang yang terakomodir dalam APBD masih rendah.
“Hal ini menandakan jika mekanisme dan metode pelaksanaannya perlu dilakukan penyesuaian, dan penyempurnaan melalui pendekatan dan inovasi khusus”, tuturnya
Sehingga lanjut Ahmad Syukri, kedudukan musrenbang sebagai ruang aspirasi yang konstitusional dapat berjalan lebih optimal dan sesuai harapan masyarakat secara menyeluruh.
“Maka perlu dilakukan intervensi kebijakan khusus dalam pelaksanaan Musrenbang, seperti pada Implementasi Program Desa/Kelurahan EMAS yang merupakan singkatan dari Ekonomi Masyarakat Sejahtera”, ungkapnya.
Pada program EMAS itu, tambah Ahamd Syukri, setiap Desa/Kelurahan akan memperoleh alokasi dana khusus sebesar Rp100 Juta yang diarahkan pada pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
“Program itu sejalan dengan prioritas kebijakan nasional yakni Pemulihan Ekonomi nasional pasca Pandemi Covid-19 yang memberikan dampak yang multidimensional termasuk di Kabupaten Majene”, ucapnya.
Implementasi Kebijakan tersebut, menurutnya diharapkan dapat menjadi stimulus dalam meningkatkan daya serap musrenbang yang terakomodir dalam APBD serta memberikan dampak jangka panjang terhadap penguatan ekonomi masyarakat.
Dirinya pun berharap ada kesepakatan dan sinergitas serta sebuah penyatuan langkah antara unsur eksekutif dan legislatif dengan menjadikan usulan Musrenbang sebagai sumber aspirasi utama pada penyusunan program kerja dan Pokok-pokok Pikiran DPRD untuk diselesaikan dan dianggarkan melalui APBD Kabupaten Majene. (hms/**)
POLMAN, TAYANG9 – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai tiga persoalan…
POLMAN, TAYANG9 — Pemerintah Desa Lekopadis bersama Posyandu setempat melaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT)…
POLMAN, TAYANG9 – Sejumlah organisasi masyarakat sipil (CSO) di Sulawesi Barat menyatukan langkah untuk memperkuat…
ADA satu adegan yang terus terngiang setelah final Piala Dunia 2026 usai kemarin. Bukan gol…
POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Polewali Mandar bekerja sama dengan Institut Teknologi…
Jakarta,Tayang9—Kementerian Agama kembali menggelar rutinitas Breakfast Meeting. Kali ini mengulas tentang Persiapan Implementasi Manajemen Talenta,…