ADVETORIALBERITASTRAIGHT NEWS

Masa Reses, Anggota DPRD Majene Jemput Aspirasi

MAJENE, TAYANG9 – Reses Masa Sidang 3 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene telah masuk dan saat ini Anggota DPRD Majene yang berjumlah 25 orang turun ke dapil masing-masing untuk menjaring aspirasi masyarakat.

Hal itu diungkapkan salah satu anggota DPRD Kabupaten Majene, H Anthony Hamdani bahwa Dewan Majene memasuki masa reses dibulan Mei ini. Anggota Dewan harus benar-benar memanfaatkan momen bertemu dan mendengarkan harapan masyarakat yang berada di Daerah Pemilihan (Dapil) mereka masing-masing.

“Reses adalah momen kita bertemu masyarakat secara massal. Jaran-jarang kita bertemu konstituen yang selama ini mendukung kita karena disibukan dengan agenda di Dewan. Momen ini yang harus dimanfaatkan, sebab mendengarkan keluh-kesah itu sudah tugas anggota Dewan” Ungkapnya.

“Saya anggota DPRD Majene untuk Dapil I yang batas wilayahnya mulai dari Lurang Sampai Desa Palipi Soreang, semua kami coba serap aspirasi masyarakat, Khusus di Kecamatan Banggae dan Banggae Timur terbagi menjadi 3 wilayah yaitu pegunungan, daratan, dan pesisir”, tambah Anthony saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (25/05).

H Antoni menjelaskan bahwa bahwa warga pada konstituennya yang berada di pegunungan yang rata-rata petani, umumnya yang mereka butuhkan adalah alat pertanian.

“Sedangkan warga yang didataran rendah rata-rata yang disuarakan berupa perbaikan infrastruktur yang baik. Sedangkan di bagian pesisir pantai yang rata-rata nelayan, mereka sangat membutuhkan perlengkapan nelayan”, beber Anthony yang juga anggota Komisi I DPRD Majene ini.

Dirinya juga menjelaskan jika Dewan Majene melaksanakan reses 3 kali dalam setahun.

“Masa reses dilaksanakan 3 kali dalam setahun, masa sidang 1 untuk reses di bulan september, masa sidang 2 itu reses di bulan januari, masa sidang 3 reses di bulan Mei ini untuk dimasukkan di tahun 2023 bulan Maret”, tutup Anthony. (irw/**)

IRWAN

Seorang yang bukan siapa-siapa namun untuk mengingat sejarahnya memilih untuk menulis

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button