Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Komisi IV DPRD Sulbar Rekomendasikan Penutupan Sementara PT Palma Sumber Lestari

PASANGKAYU, TAYANG9 – Kunjungan kerja (kunker) anggota Komisi IV DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) di PT Palma Sumber Lestari, Kabupaten Pasangkayu, menemukan sejumlah dugaan pelanggaran ketenagakerjaan. Atas temuan tersebut, Komisi IV merekomendasikan kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sulbar agar aktivitas perusahaan pengolahan crude palm oil (CPO) itu ditutup sementara.

Anggota Komisi IV DPRD Sulbar, Irfan Pahri Putra, mengatakan hasil peninjauan lapangan menunjukkan perusahaan belum memenuhi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Dari hasil kunker kami di lapangan, ditemukan sejumlah pelanggaran, di antaranya belum memiliki sistem K3. Selain itu, pekerja juga tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) di lokasi kerja. PT Palma saat ini belum layak beroperasi,” ujar Irfan, Senin (16/2/2025), melalui sambungan telepon.

Menurutnya, berdasarkan temuan tersebut, Komisi IV DPRD Sulbar telah mengeluarkan rekomendasi kepada Disnaker Sulbar agar operasional pabrik dihentikan sementara hingga seluruh persyaratan dipenuhi.

“Operasi pabrik PT Palma baru bisa dibuka kembali setelah mereka memenuhi semua persyaratan yang direkomendasikan. Rekomendasi Komisi IV ini juga sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” jelasnya.

Irfan menegaskan, jika pihak perusahaan tetap beroperasi tanpa mengindahkan rekomendasi, DPRD dapat mendorong pencabutan izin usaha.

“Semua perusahaan yang beroperasi di Sulbar wajib mematuhi aturan. Jika tidak memenuhi persyaratan, perusahaan tersebut harus ditutup,” tegasnya.

Selain persoalan ketenagakerjaan, Komisi IV DPRD Sulbar juga menerima keluhan warga terkait dugaan pencemaran lingkungan. Limbah PT Palma Sumber Lestari diduga dibuang ke Sungai Kasano dan menyebabkan kerugian tambak warga hingga sekitar Rp14 miliar.

Namun, Irfan menegaskan penanganan persoalan limbah bukan menjadi kewenangan Komisi IV.

“Kami tidak bisa menangani persoalan limbah karena Komisi IV hanya bermitra dengan Dinas Tenaga Kerja. Untuk persoalan lingkungan, itu menjadi ranah Komisi III DPRD Sulbar,” ujarnya.

MUHAMMAD IRSYAD

Peneliti di lembaga konsultan politik "SSI" serta aktif di berbagai lembaga kepemudaan dan dunia kesenian

Recent Posts

Menuju Kearsipan Terintegrasi, Perpusip Sulbar Gelar Rapat Persiapan Bimtek SIKN

MAMUJU, TAYANG9 - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Perpusip) melaksanakan rapat persiapan…

33 menit ago

Perkuat Budaya Literasi, Perpusip Sulbar Susun Juknis Gerakan Sulbar Mandarras

MAMUJU, TAYANG9 — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat penyusunan petunjuk…

4 jam ago

Semangat Gotong Royong, TNI dan Warga Kebut Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Bulubawang

POLMAN, TAYANG9 – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Dusun Bulubawang dan Kelurahan Manding, Kabupaten…

2 hari ago

Dandim 1402/Polman Turun Langsung, Progres Pembangunan Jembatan Garuda di Bulubawang Tunjukkan Hasil Positif

POLMAN, TAYANG9 – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Bulubawang, Kabupaten Polewali Mandar, terus berlanjut…

3 hari ago

Kios di Pekkabata Polman Dibobol, 6 Tabung Elpiji dan Uang Tunai Rp1,1 Juta Raib

POLMAN, TAYANG9 – Personel Polsek Polewali mendatangi lokasi dugaan pencurian tabung gas elpiji di Jalan…

4 hari ago

Perpusip Sulbar Dorong Literasi Digital dan Promosi Budaya Lewat Lomba Video Konten Bertema Lokal

POLMAN, TAYANG9 - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat kembali menghadirkan kegiatan kreatif…

4 hari ago