MAJENE, TAYANG9 – Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) bertujuan agar semua Sekolah menerapkan kurikulum berbasis Lingkungan Hidup gerakan dengan mengenalkan serta mempraktekkan beberapa Instrumen yang berkaitan dengan kelestarian Lingkungan Hidup.
Hal tersebut merupakan semangat yang dibangun oleh hampir semua sekolah di negara ini sebagai upaya penerapan pengelolaan sekolah berbudaya dan peduli lingkungan atau biasa disebut Program Adiwiyata.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Majene, H. Mithhar Thala Ali, terkait hal tersebut menyampaikan dan mengajak seluruh kepala sekolah di Kabupaten Majene agar kiranya menerapkan pengelolaan sekolah yang bersih, sehat yang ramah lingkungan, sebagai upaya untuk menjadi sekolah Adiwiyata.
“Kita berharap sekolah di Kabupaten Majene bisa ber-adiwiyata semua”, terangnya
Dirinya juga menyampaikan dan meminta agar sekolah yang ikut Adiwiyata, bukan hanya karena mau ikutan lomba
“Kita ingin ada efek positif pada program Adiwiyata di sekolah ini, dimana anak-anak peduli lingkungannya juga pada proses belajar mengajar akan berlangsung dengan baik karena didukung lingkungan sekolah yang nyaman, bersih, sehat dan ramah langkungan. Sehingga lahir siswa siswi yang cerdas dan berdaya saing tinggi”, terangnya. (int/**)
POLMAN, TAYANG9 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman tidak hanya menghadirkan…
POLMAN, TAYANG9 — Tiga pemuda dilaporkan menjadi korban dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang…
POLMAN, TAYANG9 — Akses air bersih bagi warga Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar,…
POLMAN, TAYANG9 - Mandar Culture Festival 2026 resmi diluncurkan melalui press conference dan soft launching…
Mateng, Tayang9.com — Gubernur Sulawesi Barat, Suardi Duka, kembali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mamuju…
POLMAN, TAYANG9 — Pengecatan rumah ibadah menjadi salah satu sasaran tambahan dalam pelaksanaan program TNI…