Friday , February 28 2020
Home / ADVETORIAL / Hindari Adanya Masalah Hukum, KPID Sulbar Dorong LPB Jalin Kontrak Kerja Dengan Provider
Foto bersama Ketua KPID Sulbar, dan jajaran peserta rapat dengar pendapat dengan pihak Mola TV, dan Matriks TV, di Kantor KPI Pusat.

Hindari Adanya Masalah Hukum, KPID Sulbar Dorong LPB Jalin Kontrak Kerja Dengan Provider

Mamuju – Tayang9 – Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Barat menhadiri rapat dengar pendapat dengan pihak Mola TV, dan Matriks TV, di Kantor KPI Pusat Jakarta. Kamis, 05/09/19.

Agenda yang dipimpin langsung oleh Komisioner KPI pusat Aswar Hasan didampingi Koordinator Bidang Pengawasan Isi siaran Mimah Susanti, merupakan kegiatan guna merespon pengaduan kuasa hukum kedua lembaga penyiaran, yang dilayangkan pada sejumlah pengelola TV berlanganan di daerah.

Ketua KPID Sulbar April Ashari Hardi menjelaskan, bahwa pertemuan KPIP dengan perwakilan Mola TV dan Matriks TV dengan menghadirkan KPID tersebut, guna membicarakan surat keberatan kedua lembaga penyiaran ini kepada beberapa pengelola LPB di daerah.

“Kami hadir dalam rangka mendapatkan masukan dan arahan KPIP, sebagai bahan pengawasan KPID, terhadap sejumlah pengelola TV Kabel yang akan merelay siaran dalam program khusus, yakni siaran lansung pertandingan sepakbola yang dimenangkan Mola TV dan Matriks TV,” ucap April Ashari Hardi, via whatsaap.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwah dari hasil pertemuan itu, diharapkan dapat menjadi bahan KPID Sulbar dalam melakukan pengawasan baik terhadap LPB, dan LPP yang telah mengantongi izin, terlebih lagi terhadap LPB yang tidak berizin.

“Kita akan dorong pelaku LPB untuk menjalin kontrak kerja dengan pihak provider, agar dikemudian hari tidak ada masalah hukum yang ditimbulkan,” ungkapnya.

Sementara itu Komisioner KPID Bidang Pengawasan Isi Siaran Ahmad Syafri Rasyid menyebutkan, langkah KPID mendorong LPB memperoleh IPP merupakan tugas utama.

“Ini yang menjadi tugas KPID untuk mendorong LPB mengantongi izin, agar memiliki hak siar setiap program yang disiarkan.” tutur Ahmad Syafri Rasyid.(Advetorial KPID Sulbar)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Gabungan Lapas di Sulbar Gelar Media Gathering

POLMAN, TAYANG9 – Sebagai bentuk kerjasama mitra media dan lembaga, beberapa gabungan lembaga pemasyarakatan menggelar …

Bawaslu Polman Respon Hasil Putusan MK, Melalui Sosialisasi Pemilu Partisipatif

POLMAN, TAYANG9 – Putusan Mahkamah Konstitusi terkait Pilpres yang akan digelar serentak dengan Pemilihan DPR dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]