Dorong Peningkatan Layanan Publik, Sekprov Sulbar Minta OPD Bertanggungjawab

Mamuju – Tayang9 – Dalam rangka meningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik, Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, menggelar Rapat Koordinasi (Rakoor) di Aula Lantai 2 Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Rabu, 08/05/19.

Dalam sambutannya, Sekertaris Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Idris mengatakan, bahwa berdasarkan penilaian Ombudsman RI,
tiga tahun berturut-turut yakni 2016, 2017 dan 2018, predikat yang didapatkan pemerintah provinsi tidak mengalami peningkatan.

“Pada 2016 dan 2017 Pemprov Sulbar mendapatkan predikat rapor kuning, sedangkan untuk 2018 memperoleh rapor merah,” ucap Muhammad Idris.

Selain itu ia juga menambahkan, melihat kondisi tersebut ia menilai pada tahun 2018, merupakan  yang paling menyedihkan yang telah diberikan Ombudsman – RI perwakilan Sulawesi Barat.

“Kita lihat  2018, seolah-olah daerah kita ini tidak peduli terhadap pelayanan publik, padahal sudah 10 tahun kita di sini sejak adanya Undang-undang  nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik.Jika sudah seperti ini siapa yang bertanggungjawab, yang bertanggungjawab tiada lain adalah kawan-kawan yang memberikan pelayanan publik itu sendiri” tutupnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat, Lukman Umar, menegaskan bahwa penilaian yang dilakukan tersebut, hanya terkait pada fasilitas layanan, belum bicara masalah kualitasnya.

Adapun indikator penilaian, terdiri dari standar pelayanan, maklumat layanan, sistem informasi layanan publik, sarana dan prasarana pelayanan publik, pengelolaan pengaduan, serta visi misi dan motto pelayanan.

Selain itu ia juga menegaskan, bahwa sebenarnya tidak ada lagi alasan untuk tidak melaksanakannya, sebab indikator tersebut tidak pernah diubah dari tahun ke tahun.

“Sedangkan untuk pemberian nilai bagi Pemda,  terdiri dari tiga bagian yakni 0-50 rendah atau merah, 51-80 sedang atau kuning, dan 81-100 tinggi atau hijau,” tutupnya.

Untuk diketahui, Rakoor tersebut dibuka langsung oleh Sekertaris Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Idris, dan dihadiri oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Lukman Umar, serta pimpinan OPD dilingkup Pemprov Sulawesi Barat. (*/FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Spanyol “La Masia”  dan Taman Budaya Mandar dan Museum Sulawesi Barat

ADA satu adegan yang terus terngiang setelah final Piala Dunia 2026 usai kemarin. Bukan gol…

9 jam ago

Perkuat Ekonomi Nelayan dan Perempuan Pesisir Polman, KNTI dan ITBM Gelar FGD Peluang Bisnis Adaptif

POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Polewali Mandar bekerja sama dengan Institut Teknologi…

10 jam ago

Menag Perkuat Sistem Merit, Manajemen Talenta Jadi Kunci Pengembangan SDM Kemenag

Jakarta,Tayang9—Kementerian Agama kembali menggelar rutinitas Breakfast Meeting. Kali ini mengulas tentang Persiapan Implementasi Manajemen Talenta,…

13 jam ago

Usai Tugas di Jakarta, Bupati Arsal Aras Kembali ke Mamuju Tengah dan Nobar Final Piala Dunia Bersama Ribuan Warga

Mateng, Tayang9.com – Usai menuntaskan agenda pemerintahan di Jakarta, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, langsung…

2 hari ago

Pemkab Mamuju Tengah Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Kabubu

Mateng, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran…

2 hari ago

Musik dan Psikologi dalam Pengembangan Kognitif Talenta Muda

MUSIK merupakan salah satu bentuk ekspresi manusia yang tidak hanya menghadirkan pengalaman estetis, tetapi juga…

2 hari ago