ADVETORIAL

Distanakbun Majene Terus Perketat Antisipasi Penyebaran PMK

MAJENE, TAYANG9 – Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 403/KPTS/PK.300/M/05/2022 dan Nomor 404/KPTS/PK.300/ M/05/2022 telah ditetapkan beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Aceh sebagai daerah Wabah Penyakit Mulut dan Kuku dan telah menular kebeberapa provinsi lainnya. Untuk itu sebagai upaya pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Provinsi Sulawesi Barat, Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Akmal Malik, telah mengelurkan instruksi Nomor 3 Tahun 2022, tanggal 14 Juni 2022 tentang Pencegahan Penyegaran Penyakit Mulut dan Kuku di Sulawesi Barat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian, Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun) Kabupaten Majene, Ahmad Rafly Nur menjelaskan bahwa hal itu merupakan upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan PMK pada hewan di wilayah Sulawesi Barat.

“Gubernur telah memerintahkan langsung untuk serius dalam pencegahan penyakit yang menjangkiti hewan ternak tersebut termasuk di wilayah Kabupaten Majene”, jelasnya.

Dalam intruksi Gubernur, lanjut Ahmad Rafly, menyebutkan untuk melakukan pelarangan sementara terhadap pemasukan ternak sapi, kerbau, kambing, domba dan babi serta produk asal ternak (daging, susu, semen dan kulit) dari daerah tertular Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan/atau daerah transit yang tertular Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke wilayah Provinsi Sulawesi Barat.

“Selain itu juga, disetiap Kabupaten agar membentuk Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang bertugas secara rutin melakukan pengawasan di pintu-pintu masuk darat, laut dan udara wilayah Provinsi Sulawesi Barat serta Meningkatkan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) tentang penyakit PMK dan cara penanggulangannya kepada semua masyarakat, peternak serta pelaku usaha”, tutupnya (**).

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button