Jumat , Juli 10 2020
Home / BERITA / Didukung PATRI, Habsi Kian Optimis Menatap Pilkada Mamuju
Prosesi serah terima pernyataan dukungan Ketua PATRI dan Habsi Wahid.

Didukung PATRI, Habsi Kian Optimis Menatap Pilkada Mamuju

Mamuju – Tayang9 – Perhimpunan Anak Transmigrasi Republik Indonesia (PATRI), secara resmi menyatakan dukungannya pada Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid, dalam perhelatan Pilkada tahun 2020 mendatang, Selasa,13/08/19.

Pernyataan dukungan terhadap Habsi Wahid tersebut, disampaikan langsung Ketua Umum di Tingkat Kabupaten Mamuju, melalui surat pernyataan yang dicap dan ditandatanganinya langsung.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid mengaku sangat merespon baik,  terkait dukungan yang diberikan oleh pengurus PATRI, dan atas adanya pernyataan tersebut, pihaknya semakin optimis, menghadapi Pilkada Mamuju 2020 mendatang.

“Dukungan dari para keluarga transmigran yang jumlahnya memang cukup banyak di Mamuju, pasti akan memberikan banyak pengaruh atas hasil Pilkada nantinya,” ucap Habsi Wahid

Selain itu ia juga menambahkan, agar para pengurus PATRI tersebut, kedepannya dapat memperkuat konsolidasi, dalam menghadapi perhelatan Pilkada tahun 2020 mendatang, di Bumi Manakarra.

“Kepada jajaran pengurus, dan keluarga besar PATRI dapat terus memperkuat konsolidasi, dan dapat saling menutupi atas berbagai tantangan, yang akan di hadapi pada perhelatan pesta demokrasi 2020 mendatang,” tutupnya.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

LBH Mitra Madani Sulbar Buka Pendampingan Hukum Gratis

POLMAN, TAYANG9 – Bagi warga masyarakat yang mengalami persoalan hukum, kini tidak lagi perlu marasa …

Final, Saiyye’ Zaki Nahkodai Partai Solidaritas Indonesia Sulbar

POLMAN, TAYANG9 – Final, hari ini, Kamis 11 Juni 2020 tepat pukul 13.00 Wib tadi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]