Categories: CERPENGAGASAN

Dia Gadis Di atas Pete-Pete, Oh Ternyata…!!

CERITANYA saat masih kuliah, di akhir semester kan gue nya tuh selalu hendak pulang kampung. Kebetulan pada jaman dahulu kala saya kuliah di luar daerah. Letaknya memang cukup dekat tidak jauh-jauh amat, tapi untuk sampai kesana mesti sambung tiga kali mobil pete-pete, kemudian endingnya naik ojek diujung panyingkul timpan tiga.

Saat mulai masuk semester ganjil/genap, sudah saya siapkan segalanya untuk kembali ke dunia kampus. Dengan menyiapkan bekal hasil perkebunan, seperti loka manurung, kandora, talagae, bata jagung, cabe-cabe koni, lasuna jawa, asso, marica dan pastinya beras gunung.

Dari lereng gunung berjalan menyusuri lembah masopppo dos karton yang berjarak 12 kilom meter pas dari jalan raya. Dibelakng tas ransel berisi pakaian harum semerbaknya bau kapur barus. Sampai dipangkalan, seperti biasa saya menaiki mobil pete-pete warna ijo yang jadi langganan sejak 4 tahun terakhir, sebab saya menilai supirnya sopan santun nan bersahaja. Tidak ugal-ugalan, dengan prinsipnya “Biar lambat asal selamat”.

Diatas mobil sudah ada penumpang lainnya menyambut saya dengan senyuman. Didepan duduk seorang perempuan berlagak orang kaya. Pikirku pasti dia pemilik gelar puaji. Disampingku duduk ibu-ibu pa’balu bau siola termusna, pas kursi di depan saya duduk seorang penumpang tampan honorer. Dan satunya gadis ayu cantik, manis. Berhijab lagi. Pikirku pasti anak kuliahan dari anak konglomerat minimal pedagang cengkeh bapaknya.

Dalam perjalanan masuk Rewata’a wilayah Pamboang, suasana ruang mobil mulai hening, penumpang lainnya mendu’du lipi manu-manu. Hanya gadis disampingku yang asyik bermain hape-hape yang lagaknya sok cuek, sok cantik, sik imut.

Pas masuk daerah Luwaor, dari laju mobil yang pelan. Tiba-tiba suara aneh terdengar. “Cusssssss,” Namun aku cuek saja, menyangka itu hanya suara gesekan rem ban di aspal jalan.

Tidak lama berselang, penumpang lainnya terbangun kaget dan saling melirik. Menutup hidung masing-masing, ternyata oh ternyata yang barusan aku dengar ternyata suara kentut yang tidak tau siapa gerangna pemilik kentut itu. Parahnya, baunya tak hilang-hilang, sepertinya asyik bergerilya didalam mobil. Sesak nafas melanda. Serentak mereka membuka kaca mobil.

“Cehhh baunya seperti orang sudah makan ikan peapi, saya ciruga ibu-ibu yang duduk di ujung itu,” ucapku Seudzon ini.

10 menit akhirnya sampai di terminal Banggae, para penumpang secara teratur turun dari pete-pete, menghadap ke pak supir untuk menyetor sewa mobil.

“Siapa yang belum sewa,” tanya supir dengan tampan kumis tipisnya itu.

“Sudahma saya pak, uang lima ribu dua lembar,” jawabku spontan

“Wahhh pasti yang kentut belum bayar,” lanjut supir

Tiba-tiba dari belakang suara dentuman keras terucap. “Saya juga sudahmi pak,” jawab gadis terlihat agak panik.

Sontak seketika para penumpang lainnya melirik kejam ke gadis itu. Memastikan bahwa ternyata yang kentut di mobil itu adalah dia pelakunya. “Ahh canti-cantik ternyata sampean gadis tukang kentut,” ucapku dengan nada fals

N O'BE

Anak pelaut yang ingin menulis dan membaca di daratan.

Recent Posts

Ketika Air Menghilang, Api Datang, dan Laut Mengganas: Wajah-Wajah Rakyat Kecil di Tengah

API telah padam. Tetapi bagi Usmar, 35 tahun, warga Desa Karombang, Kecamatan Bulo, Polewali Mandar,…

2 hari ago

Balap Motor Taksi di Desa Tumpiling Resmi Dibuka, Polisi Siaga Amankan Jalannya Lomba

POLMAN, TAYANG9 – Personel Polsek Urban Wonomulyo melaksanakan pengamanan pada pembukaan perlombaan balap motor taksi…

3 hari ago

ASN Lapas Kelas IIB Polewali, Muh. Fadhil Taswin Raih Juara Harapan II MTQ KORPRI Nasional 2026

POLMAN, TAYANG9 - Kafilah Sulawesi Barat, Muh. Fadhil Taswin, menorehkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Quran…

3 hari ago

Kapolsek Tinambung Pimpin Pengamanan Pembukaan Turnamen Sepak Bola Piala Ketua DPRD Polman

POLMAN, TAYANG9 – Kapolsek Tinambung AKP Ramli, S.Sos., M.Si. memimpin langsung pengamanan pembukaan Turnamen Sepak…

3 hari ago

Kebakaran Lahan di Desa Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

POLMAN, TAYANG9 - Kebakaran melanda lahan perkebunan kakao milik warga di Desa Beroangin, Kecamatan Mapilli,…

3 hari ago

Pertama di Luar Sulsel, Browcyl Buka Outlet di Polman, 900 Produk Ludes dalam Hitungan Jam

POLMAN, TAYANG9 – Browcyl resmi membuka outlet pertamanya di luar Sulawesi Selatan yang berlokasi di…

3 hari ago