Minggu , Juni 7 2020
Home / BERITA / Cegah Covid-19 Desa Sidorejo Bentuk Tim Relawan

Cegah Covid-19 Desa Sidorejo Bentuk Tim Relawan

POLMAN, TAYANG9 – Sebagai upaya pencegahan Covid-19 Pemerintah Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo Polman membentuk tim relawan untuk mengoptimalkan pengawasan dan penyemprotan disinfektan. Hal itu terungkap, Senin, 13 April 2020.

Relawan bentukan pemerintah Desa Sidorejo melibatkan sedikitnya 57 orang yang terdiri dari Aparat Desa, BPD Desa Sidorejo, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, PLD, Karang Taruna Desa Sidorejo dan sejumlah warga desa.

“Relawan yang terdiri dari 57 orang di bagi menjadi lima kelompok, masing-masing kelompok ditempatkan di setiap dusun dan membuat posko pengaduan sesuai titik yang telah ditentukan. Hal ini dilakukan, untuk memaksimalkan proses pengawasan dan penyemprotan disinfektan,” ujar, Nurdin kepala Desa Sidorejo yang juga Ketua Relawan Covid-19 Desa Sidorejo.

Sementara itu, Arding salah satu relawan Covid-19 Desa Sidorejo kepada koran online ini menghimbau kepada seluruh masyarakat yang melintas agar tetap menggunakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak untuk memutus mata rantai Covid -19

“Saya menghimbau seluruh masyarakat agar tetap menggunakan masker ketika berpergian, cuci tangan dan menjaga jarak,” imbuhnya.

About KARMUJI

Alumnus salah satu perguruan tinggi ini selain berkhidmat di Ansor juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakat dan gandrung pada diskusi sosial, budaya dan keagamaan

Check Also

Satu Nyawa Tak Tertolong, RSUD Majene Dianggap Tidak Maksimal

MAJENE, TAYANG9 – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan. Setelah dianggap …

Peduli Kaum Perempuan Terdampak Covid 19, Lentera Perempuan Mandar Beri Bantuan

Polman, Tayang9 – Akibat pandemi Korona atau COVID-19 yang terus mewabah, kondisi ini terus mengundang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]