Minggu , April 5 2020
Home / KOLOM / YAT TEHA

YAT TEHA

YAT TEHA

Saatnya Mencari Lino di Malinona Batin dan Jiwa Kita Sendiri

BERENTET catatan, berita dan tulisan, gambar, graphis, meme serta sejumlah perangkat visual maupun audio yang menjadikan virus corona atau covid-19 sebagai angle utamanya, secara serampangan menyerang kita. Ia datang serupa mitraliur yang ditembakkan secara acak ke semua penjuru kehidupan. Ada yang menggembirakan, tetapi tak sedikit pula yang menyedihkan. Bahkan cenderung …

Read More »

Kepada Kekasihnya di Hari Pemilihan

Melalui telepon, kepada kekasihnya malam itu ia berpesan, jangan lupa, besok pagi, aku tunggu di bilik suara di tengah kampung yang tak jauh dari lapangan takraw milik desa. Keesokan paginya pemilihan dimulai dengan sedikit pidato juga basa-basi. Jelang siang antrian di kursi plastik mulai surut. Celaka, sebelum penghitungan kekasihnya tak …

Read More »

Siang dan Tugas Kenabian

MUSIM durian dan langsat masih. Musim penghujan dan kemarau yang tidak jelas. Entah salah musim atau karena ekosistem yang telah begitu rusak dan soak. Membuat kita sering sekali hari ini, mendapati hujan lebat mengguyur beberapa jam bahkan hari dan membuat banjir di sejumlah kota dan tempat. Keesokan harinya panas terik …

Read More »

Untuk Inge Suatu Ketika di Dondori Literasi

“Dalam keadaan sejarah sekarang, semua tulisan politik hanya bisa menegaskan suatu police universe, sama tulisan intelektual hanya bisa menghasilkan para literatur yang tidak berani lagi menyebutkan namanya” Roland Barthes SIAPA Inge dan bagaimana dia, sering nama menjadi sangat dan teramat penting. Tetapi seringkali juga nama menjadi tidak penting. Itu biasanya …

Read More »

Ayah, Catatan ini Adalah Doaku

MENULIS catatan tentang ayah bisa sangat beragam, dua dari keberagaman itu adalah, anak yang memiliki ayah yang baik akan menulis tentang ayahnya dalam catatan yang jernih, tulus pula sumblim. Satunya lagi, adalah catatan buram yang ditulis oleh seorang anak yang memiliki ayah yang tidak baik. Adakah ayah yang tidak baik? …

Read More »

Kursi dan Kabinet

BEBERAPA hari sebelum pengumuman dan pelantikan kabinet Indonesia Maju, saya dan bersama anda, boleh jadi pernah sama terjebak dan dibuat penasaran oleh pesan yang masuk di grup whatsapp milik kita. Pesan yang mengarahkan pikiran standar kita pada struktur dan susunan kabinet yang akan dikeluarkan oleh Peresiden kita yang juga baru …

Read More »

Hari Kesaktian Pancasila, Jangan Lupa Bahagia

PANCASILA adalah ideologi negara yang sudah final bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tergali dan terkristalisasi dari nilai-nilai luhur yang dan jiwa bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke dari Miangas hingga pulau Rote. Hari ini tepat 01 Oktober 2019, nyaris bertepatan dengan sejumlah aksi yang juga meluber hampir disemua penjuru tanah …

Read More »

Karena Kita Bukan Kuda, Sapi dan Domba

WACANA dan narasi begitu banyak menguasai dan memasuki segala ruang dan dimensi. Yang ada sisa sepetak bahkan seinci ruang lagi yang bisa dengan tenang kita tempati menghirup nafas kedamaian dan itu bernama pedalaman yang tak disentuh baik oleh teknologi. Kota kota telah terpetakan baik dan bahkan terskenario cantik untuk dijadikan …

Read More »

Perayan Tulisan Perayaan Buku

MALAM belum lagi begitu matang pula khatam, rinai baru saja jatuh membasahi bumi. Pada musim kemarau yang kering. Entah pertanda apa. Sebab yang jelas rinai baru saja turun. Setelah sebelumnya begitu lama meraib dan menghilang diselumuti kabut asap. Bertepatan dengan serbuan berita kebakaran hutan yang terjadi disejumlah tempat. Ditemani kopi …

Read More »

Pakansi dalam Lampu Warna Warni

Untuk Ahmad Ghilban Syariati serupa laron kita bergerak ditemani musik yang mengalun pelan. tetapi ini bukan saja tentang cinta dan rasa, tetapi juga ihwal rindu yang bertahan di atas tower warna warni yang temaran menatap dan mengintai. anakku, takjublah melihat lampu dalam ragam rupa dan warna, lalu spontanlah berucap muhammadurasulullah. …

Read More »

Pemimpin dan Orang Tua yang Telah Selesai

Pagi ke pagi / kuterjebak di dalam ambisi // seperti orang-orang berdasi yang gila materi // rasa bosan membukakan jalan / mencari peran // keluarlah dari zona nyaman// Begitu tembang zona nyaman yang dimainkan oleh fourtwnty yang menemaniku pagi ini. Ditemani teh hangat dengan sedikit gula buatan anak bapak kantin …

Read More »

Subaltern, Rokok, Kopi dan Diskusi di Teras Masjid

SUBALTERN mula pertama dicetuskan oleh Antonio Gramsci saat mencatat tuliskan tentang hegemoni budaya. Teori ini konon lahir sebagai teori kritis dan pascakolonial. Dalam pemahaman Antonio, subaltern merupakan istilah yang dipahami sebagai penduduk yang secara sosial, politis, dan geografis berada di luar struktur kekuasaan hegemonik koloni. Dan begitulah kira-kira potret yang …

Read More »
KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]