Suasana press rilis BPS Provinsi Sulawesi Barat.
Mamuju – Tayang9 – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat Win Rizal mengatakan, bahwa Indeks Demokrasi Indonesia (IDI), adalah indikator komposit yang menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia, dan tingkat capaiannya dapat diukur berdasarkan pelaksanaan dan perkembangan 3 aspek, 11 variabel, serta 28 indikator demokrasi.
Menurut Win Rizal, dalam metodologi perhitungan IDI, pihaknya menggunakan 4 sumber data, yakni review surat kabar lokal, review dokumen diantaranya Perda, Pergub dan lain-lain.
“IDI Sulawesi Barat 2018 sebesar 71,46 naik 3,27 poin, dibandingkan dengan IDI Sulawesi Barat 2017 sebesar 67,74. Capaian tingkat demokrasi di Sulawesi Barat masih tetap berada pada kategori sedang,” ucap Win Rizal saat gelaran press rilis di Kantor BPS Sulbar, Kamis, 01/08/19.
Selain itu ia juga menambahkan, bahwa secara garis besar tingkat demokrasi dikelompokkan menjadi tiga kategori yakni baik (indeks >80), sedang (indeks 60-80) dan buruk (indeks <60).
“Perubahan dari 2017-2018 dipengaruhi Tiga aspek demokrasi, yakni 1.kebebasan sipil naik 13,85 poin dari 73,56 menjadi 87,41. 2.hak – hak politik yang turun 5,79 poin, dari 60,84 menjadi 55,05. Dan 3.lembaga-lembaga demokrasi yang naik 6,06 poin dari 71,39 menjadi 77,45,” tutupnya. (FM)
POLMAN, TAYANG9 - Melalui pembekalan dan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multimatik Program Unasman…
SUMARORONG, TAYANG9 - SMK Negeri 1 Sumarorong Kabupaten Mamasa, melaksanakan kegiatan Perayaan Natal yang diikuti…
SUMARORONG, TAYANG9 — SMKN 1 Sumarorong menggelar rapat Persiapan Proses Belajar Mengajar (PBM) semester genap…
POLMAN, TAYANG9 – Dalam rangka melakukan pembenahan dan mengevaluasi kinerja internal jajaran Pengawas Pemilu, Badan…
PENGELOLAAN kebudayaan di Sulawesi Barat selama ini cenderung berhenti pada level simbolik. Festival, seremonial, pendataan…
POLMAN, Tayang9 — Pentas Seni Kreatif II 2025 yang diselenggarakan oleh Ladang Tari Labada sukses…